Showing posts with label Tulisan. Show all posts
Showing posts with label Tulisan. Show all posts

Friday, June 19, 2015

The Travelers and The Plane Tree

Posted by Unknown at 7:26 PM 0 comments

Two men were walking along one summer day. Soon it became too hot to go any further and, seeing a large plane tree nearby, they threw themselves on the ground to rest in its shade. Gazing up into the branches one man said to the other,

“What a useless tree this is. It does not have fruit or nuts that we can eat and we cannot even use its wood for anything.”

“Don’t be so ungrateful,” rustled the tree in reply. “I am being extremely useful to you at this very moment, shielding you from the hot sun. And you call me a good-for-nothing!”

Moral: All of God’s creations have a good purpose. We should never belittle God’s blessings.


Submitted By: Wafa Sadiq
Dubai UAE

Wednesday, April 8, 2015

The Carrot, The Egg, and The Coffee Bean

Posted by Unknown at 9:04 AM 1 comments
A young woman went to her mother and told her about her life and how things were so hard for her. She did not know how she was going to make it and wanted to give up. She was tired of fighting and struggling.

It seemed that, as one problem was solved, a new one arose. Her mother took her to the kitchen. She filled three pots with water and placed each on a high fire. Soon the pots came to a boil. In the first, she placed carrots, in the second she placed eggs, and in the last she placed ground coffee beans.

She let them sit and boil, without saying a word. In about twenty minutes, she turned off the burners. She fished the carrots out and placed them in a bowl. She pulled the eggs out and placed them in a bowl. Then she ladled the coffee out and placed it in a bowl. Turning to her daughter, she asked, "Tell me, what do you see?"

"Carrots, eggs, and coffee," the young woman replied. The mother brought her closer and asked her to feel the carrots. She did and noted that they were soft. She then asked her to take an egg and break it. After pulling off the shell, she observed the hard-boiled egg. Finally, she asked her to sip the coffee. The daughter smiled as she tasted its rich aroma. The daughter then asked, "What does it mean, mother?"

Her mother explained that each of these objects had faced the same adversity - boiling water - but each reacted differently. The carrot went in strong, hard and unrelenting. However, after being subjected to the boiling water, it softened and became weak.

The egg had been fragile. Its thin outer shell had protected its liquid interior. But, after sitting through the boiling water, its inside became hardened! The ground coffee beans were unique, however. After they were in the boiling water, they had changed the water.

"Which are you?" the mother asked her daughter. "When adversity knocks on your door, how do you respond? Are you a carrot, an egg, or a coffee bean?" Think of this: Which am I? Am I the carrot that seems strong but, with pain and adversity, do I wilt and become soft and lose my strength? Am I the egg that starts with a malleable heart, but changes with the heat? Did I have a fluid spirit but, after a death, a breakup, or a financial hardship, does my shell look the same, but on the inside am I bitter and tough with a stiff spirit and a hardened heart? Or am I like the coffee bean? The bean actually changes the hot water, the very circumstance that brings the pain. When the water gets hot, it releases the fragrance and flavour.

If you are like the bean, when things are at their worst, you get better and change the situation around you. When the hours are the darkest and trials are their greatest, do you elevate to another level? How do you handle adversity? Are you a carrot, an egg, or a coffee bean?

"A good character is the best tombstone. Those who loved you and were helped by you will remember you when forget-me-nots have withered. Carve your name on hearts, not on marble."

----

Source: http://www.thelivingtreasure.org/forum/forum/forum_posts.asp?TID=1681&title=short-inspirational-and-motivational-stories

Tuesday, May 14, 2013

Malam

Posted by Unknown at 9:24 PM 0 comments

Malam...
Kau begitu indah..

Menemani istirahatku ketika lelah menyergap..
Menenangkan pikiran yang tengah panas..

Malam
Jadi sahabatku ya.
Malam ini harus jadi bunga tidur yang baik
Tidakkah kau terjaga bersama bintang?
jadikan cerahnya malam ini bersama bunga tidur yang indah.

Jadikan aku salah satu bintangmu..
Yang turut menemani sepanjang malam.

Tuesday, April 16, 2013

Serunya Seminar “Find Your Success with THE BEST Marketing Startegy” !! (PART 2)

Posted by Unknown at 11:50 PM 0 comments
Pembicara kedua seminar ini adalah Hendy Setiono, pemilik Kebab Turki Baba Rafi sekaligus pemilik tiga perusahaan yang ia naungi. Awalnya Beliau mendapat ide berjualan kebab ketika ia berkunjung ke Qatar dan mendirikan usaha kebab pertamanya di Indonesia. ia mulai berjualan tanpa merek dan pada tahun pertama berani membuka 10 cabang dan memfranchisekannya. Wow banget kan..

Pak Hendy Setiono yang humoris dan komunikatif ini menyampaikan kunci suksesnya yaitu belajar dari orang – orang yang telah sukses kemudian ciptakanlah bisnis yang kreatif dari segi produk dan cara menjual. Produk sebagus apapun jika tidak mengetahui cara menjual yang baik bahkan sebaliknya maka sama saja bohong. Nah, produk yang kreatif + cara menjual yang baik = LAKU. Oleh karena itu, ciptakanlah ide – ide bisnis yang kreatif, out of the box!

Selain itu, Beliau pun menyampaikan latar belakang pengusaha yang berbeda – beda, yaitu :
1.      The Professor
Yaitu pengusaha yang hadir karena kemampuannya mengelola perusahaan yang hampir bangkrut atau memang sudah bangkrut menjadi lebih baik bahkan menjadi bisnis yang besar. Kalau menurut saya, contohnya seperti Hary Tanoesoedibjo, dll.
2.      Mama’s boy
Yaitu pengusaha yang merupakan 2nd generation dan sama jenisnya seperti kelompok wirausaha karena keluarga.
3.      The street fighter
yaitu pengusaha yang memang memiliki mimpi yang besar dan komitmen yang kuat. Jenisnya sama seperti wirausaha yang dibentuk dan berhasil.

Tidak hanya itu, ia pun menyampaikan implementasi cara kerja yang berbeda – beda dan bertahap, yaitu :
1.      I am the superman
Pengusaha pakih melakukan hal – hal operasionalnya seorang diri dan ruang lingkup kerjanya besar dan luas.
2.      Team with a superman
Pada kategori ini, ia pakih terlibat di dalamnya walaupun sudah ada tim yang dapat membantunya bekerja.
3.      Delegated Responsibility
Yaitu mendelegasikan tanggung jawabnya kepada orang – orang yang telah ia percaya, bisa menyewa tenaga ahli ataupun bawahan yang sudah dilatihnya. Ia sudah tidak berperan aktif disini.
4.      Intrapreneur
Nah, pada intrapreneur disini ia membawahi tim- tim yang mampu bertanggung jawab terhadap apa yang telah ia delegasikan. Tidak hanya satu tim namun beberapa tim. Contohnya dapat kita lihat, kemampuannya memanajemen 1000 cabang yang ada di seluruh Indonesia.
           
Sebagai seorang pengusaha, ia berpesan untuk selalu berinovasi setiap saat. Beliaupun memberikan tips – tips berinovasi di setiap aspek, yaitu :
1.      Makanan dan pelayanan
Ketika berbisnis makanan, buatlah inovasi dari segi rasa, makanan hingga pelayanan yang lain daripada yang lain.
2.      Fasilitas
Fasilitas yang tersedia pun dibuat sekreatif mungkin sehingga mendatangkan konsumen lebih banyak.
3.      Booth Concept
Buatlah konsep booth atau yang dikenal rombong sekreatif dan seunik mungkin.
4.      Media communication
Bangunlah pepakaran dengan komunikasi media yang gratis hingga berbayar. Manfaatkan jejaring sosial yang tersedia.

Nah, apa yang dilakukan Pak Hendy Setiono tidaklah mudah. Berpindah kuadran dari seorang self employment menjadi seorang bussiness owner seperti sekarang ini apa rahasianya? Inilah yang menjadi pertanyaan menarik bagi saya. Menurut beliau, ketika kita adalah seorang self employment, aset utama kita adalah kita harus bisa jualan. Ini yang akan menjadi penopang bagi bisnis kita. Nah, ketika kita ingin menjadi seorang bussiness owner, kita harus mampu membentuk tim menajemen yang baru. Bagaimana kita dapat merealisasikan ide melalui tangan – tangan orang lain. Perhatikan! Untuk menjadi bussiness owner, aset perusahaan bukanlah neraca tetapi manajemen. Sehingga investasi akan kembali dalam benuk manajemen yang baik dan semuanya harus dilakukan bertahap. Lagi – lagi, tidak ada yang instan.

Satu lagi, tips penting untuk yang ingin membuka tempat wirausaha. Menurut Pak Hendy Setiono, jika kita ingin bisnis kita lebih dikenal dan menarik lebih banyak konsumen, jangan takut untuk bayar lokasi lebih mahal. Dengan berani berinvestasi seidkit lebih mahal, maka omzet juga akan lebih tinggi. Hal itu akan selaras jika konsep – konsep inovasi diataspun dilakukan. Check. ;)

Serunya Seminar “Find Your Success with THE BEST Marketing Startegy” !! (PART 1)

Posted by Unknown at 11:47 PM 0 comments
Senin, 15 April 2013. BEM FE Universitas Gunadarma mengadakan rangkaian acara dalam The Trilogy of Gunadarma Entrepreneurship Spirit 2013. Acara ini menghadirkan 2 sesi seminar pada satu hari, yaitu pada pukul 08.00 dan 13.00 WIB. Seminar kewirausahaan yang diadakan oleh BEM FE Universitas Gunadarma ini memperoleh  respon positif dari mahasiswa gunadarma, khususnya mahasiswa – mahasiswa yang begitu tertarik pada dunia usaha. Tidak  hanya itu, pembicara yang dihadirkan pun sangat menarik antusiasme mahasiswa. Salah satu pembicara adalah pemilik Kebab Turki Baba Rafi sekaligus pendiri 3 perusahaan, Hendy Setiono. Sayangnya, saya hanya dapat menghadiri satu seminar saja dan kebetulan memang saya mengincar seminar pukul 13.00 WIB tersebut. Harapannya sih dapat sharing langsung karena di seminar sebelumnya saya gagal untuk sharing langsung L dan kali ini saya berhasil J. Ahaha.

Disinilah letak keseruan tersendiri ketika kita berusaha mencari ilmu dari cara yang berbeda. Membaca buku, mengikuti seminar dan hanya melihat dari televisi. Mencari ilmu lewat seminar dengan pembicara yang bagus itu seperti makan daging langsung ke daging – dagingnya. Sluuurrrp~ sedikit lebay sih tapi memang benar lho. Dari sekedar membaca, kemudian bisa berinteraksi langsung sambil mendengarkan rasanya itu puas sekali. Belum lagi bisa bertanya to the point (curhat). Kereeeen kan?

Nah, disini saya akan membahas ilmu dari seminar yang telah saya hadiri. Seminar yang dimoderatori oleh Febrizky Yahya, pemenang Putri Kewirausahaan Kreatif 2012 itu dipandu dan berlangsung kurang lebih selama 2,5 jam.

Pembicara pertama yaitu Dr. Handito Joewono. Di awal presentasinya, Beliau menyampaikan 3 kelompok wirausaha, yaitu :
1.      Wirausaha karena keluarganya pengusaha
Seorang wirausahawan yang sukses terlahir karena keluarganya pengusaha. Biasanya disebut 2nd Generation atau generasi kedua yaitu pengusaha yang diciptakan karena meneruskan usaha keluarga dan tinggal mengembangkan. Hal ini pun tidak mudah karena akan ada efek shock karena tidak siap dengan posisi yang tiba – tiba di puncak.
2.      Wirausaha karena kecelakaan (tidak direncanakan)
Biasanya pengusaha jenis ini lahir karena kepepet atau coba – coba, sehingga tanpa direncakan menjadi seorang wirausaha.
3.      Wirausaha karena dibentuk
Kelompok wirausaha jenis ini melewati beberapa tahapan mulai dari perekrutan, pengembangan, pemantapan hingga menjadi seorang wirausaha sukses.

Dewasa ini, seorang wirausaha lebih banyak dibentuk melalui pencangkokan program- program kewirausahaan yang telah berhasil. Menurut saya, program ini sangat bagus mengingat pentingnya kita menelusuri peta usaha wirausahawan yang telah berhasil untuk dapat kita follow up. Setidaknya, kita dapat mencoba letak keberhasilannya dan mengurangi tingkat kegagalannya. Tidak hanya itu, proses perekrutannya menurut beliaupun turut menjadi langkah awal dari penciptaan wirausahawan yang sukses seperti diutamakan yang berlatar pendidikannya baik. Walaupun, nyatanya banyak sekali wirausahawan sukses yang tidak mengenyam pendidikan tinggi, seperti Bob Sadino dan banyak lagi contoh lainnya.

Menurut Beliau, “entrepreneurship is the passion to create a new bussiness” (Handito Joewono, 2011). Jiwa kewirausahaan adalah gairah untuk menciptakan sebuah bisnis baru. Nah, menciptakan disini bukan hanya menciptakan sebuah usaha saja. Karena menciptakan sebuah usaha sangat mudah. Namun, bagaimana agar usaha tersebut tidak hanya tercipta tetapi juga dapat bersaing, berkembang dengan usaha lainnya.

Pada seminar ini, Beliau menayangkan 3 merek kopi terkenal untuk dapat kami bandingkan kopi mana yang lebih menarik iklan TV nya? Hampir semua memilih kopi jenis B yang iklannya lebih mengutamakan keunggulan produk didalamnya daripada kopi jenis A yang lebih terkenal. Padahal kopi jenis A dan C lebih sering ditayangkan di televisi dan mereknya pun lebih dikenal di Indonesia. Ternyata oh ternyata, kopi jenis B ini mampu menanamkan mindset kepada penduduk di Indonesia tentang keunggulannya dan mampu menarik market share lebih banyak tanpa porsi iklan yang berlebihan. Hal itu merupakan salah satu cara memaksimalkan perolehan konsumen melalui iklan televisi. Lalu, bagaimana dengan bisnis kecil? Beliau menyarankan untuk mengedepankan kualitas sehingga tipe promosi mulut ke kuping (maksudnya, mulut ke mulut atau yang dikenal dengan word of mouth..hehe) lebih efektif dan  membuat bisnis tersebut cepat berkembang.

Selanjutnya, beliau menjawab pertanyaan – pertanyaan yang diajukan. Bagaimana mengubah mindset menjadi seorang wirausaha? Cara – caranya adalah :
-          Mengikuti seminar – seminar kewirausahaan yang dapat membangkitkan semangat kewirausahaan.
-          Menonton program – program TV seperti entrepreneurship channel
-          Melalui program penempaan
-          Melalui program pengembangan, dsb.
Segala ilmu kewirausahaan dapat dicapai ketika adanya keberanian untuk memulai, tidak hanya modal nekat. Selain itu, perlu belajar ilmu usaha yang baik.

Bagaimana jika kita ingin mengembangkan sebuah bisnis? Intinya Baliau menyampaikan untuk tidak bergantung pada pemerintah dan menciptakan bisnis yang kreatif. Beliau memaparkan bagaimana mengembangkan bisnis baru seperti halnya belajar naik sepeda (Evan RJ, 2006). Proses tersebut diadopsi dari anaknya dan kemudian menginspirasi dirinya, yaitu :
1.      Push the pedal
Lakukan bisnis yang ingin dimulai. Jalankan bisnisnya!
2.      Concentrate
Fokuslah dengan tujuan – tujuan di dalam bisnis
3.      Balance it
Seimbangkan dengan ilmu – ilmu yang belum dan telah dipelajari
4.      Dont be afraid
Jangan takut untuk jatuh dan memilih partner yang baik sehingga dorongan untuk maju dan kekuatan untuk dapat bertahanpun kita miliki.
5.      Then you’re done
Lalu, bisnismu akan mulai berjalan.

Selanjutnya, bagaimana cara kita memilih orang yang dapat bekerja sama? Beliau menjelaskan pentingnya mencari partner yang kuat di dalam berbisnis dan kuat sebagai pembimbing. seperti dosen, pebisnis yang telah sukses, dan sebagainya sehingga dorongan, kekuatan dan langkah – langkah keberhasilannya dapat kita terapkan. Dan ketika bisnis kita mati, maka kuburlah bisnis yang mati dengan baik sehingga dapat muncul bisnis baru dengan awal yang baik.
To be continued……

Read more for part 2 and part 3. Check it out ^____________^

Sunday, March 17, 2013

Terimakasih, Ya Allah ..

Posted by Unknown at 2:04 PM 0 comments
Hamba ikhlas akan skenarioMu, Ya Allah ..

Terimakasih, Ya Allah ..
Untuk semua yang Engkau berikan kepada hamba..
Langsung maupun tidak langsung..

Terimakasih, Ya Allah..
Telah mengabulkan doa - doa hamba lewat semua pembelajaran hidup
Dengan semua ujian dan cobaan

Ketika Aku berdoa untuk sebuah kesabaran
Engkau menguji hamba dengan ujian
Ketika Aku berdoa untuk sebuah ketegaran
Engkau menambah cobaan - cobaanMu

Ketika Aku hampir gagal,
Engkau meyakinkanKu bahwa semua ujian dan cobaanmu
Tidak pernah melebihi kemampuanku
dan Akhirnya Aku berhasil

Ketika Aku menangis akan kehilangan,
Engkau menjanjikan Aku sebuah keindahan abadi
Memelukku dengan semua ayat - ayatmu yang indah
Menghapus kesedihanku dengan sebuah keikhlasan

Ya Allah..
Rangkul selalu hamba dalam pelukMu..
Seperti untaian cintaMu kepada utusanMu..
Jadikan hamba ini hamba kesayanganMu.


Terimakasih, Ya Allah..
Untuk skenario hidupku..


Alhamdulillahi rabbil 'alamiin..


With Love, 

Dea


Sumber gambar : https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOXMyb3UtC6GvDaw7VsWubRTcn6OSziOwBreu_3nK6jiPhXqvgjv9ekmNT56zjA_By62wIR43PmliNvh4_6qQrM32dfqDKjZqiXV0wBmiqzBK-_NKthO0D13cg86wadZsxlIdrdjacVYKz/s1600/muslimah_v02_by_yip87.jpg

Thursday, February 7, 2013

Ucapkan kalimat yang baik

Posted by Unknown at 10:48 AM 2 comments

       
Ketika kita sedang merasa marah, kesal, emosi. Rasanya segala sesuatu yang kita pikirkan, unek – unek ingin kita tumpahkan seluruhnya. Tapi coba bayangkan, jika isi pikiran kita adalah hal – hal negatif yang ingin kita ungkapkan, apa yang akan kita rasakan sebagai lawan bicara. Sakit hati? Sudah pasti. Kesal? Apalagi. Marah? Tentu saja.

Saya dapat pelajaran untuk selalu mengucapkan kalimat yang baik dengan mendengarkan orang – orang yang bercerita kepada saya apa yang mereka lakukan ketika mereka marah. Mungkin marah dengan orang tua, teman, ataupun saudara. Banyak sekali kalimat – kalimat kasar, bahasa – bahasa yang tidak baik, bahkan tidak berpendidikan yang sebenarnya tidak perlu dikeluarkan. Walaupun setelahnya, mereka sadar dan meminta maaf.

Bukankah hati itu peka? Perasaan dan ingatan itu lebih banyak mengingat keburukan daripada kebaikan? Ibaratnya seperti kertas. Jika sudah di kremes, mudah memang dibentuk datar kembali tapi apa benar – benar rapi? Tidak... seperti kertas, jika sudah di tulis pakai pensil, bisa dihapus memang. Itupun kalau bersih dan menghapusnya dengan baik. Jika ditulis dengan pulpen? Bisa di tip – ex memang. Walaupun bekas tip – ex nya bersisa. Nah, kalau ditulisnya dengan jarum? Apa yang bisa diperbaiki?

Kita tidak pernah tahu, kata – kata buruk yang kita ucapkan ke orang lain akan dipersepsikan seperti apa. Apakah kata – kata kita akan ditulis dengan pensil, pulpen atau bahkan jarum? Ataupun kita tidak pernah tahu sudah mengkremeskan hatinya mungkin. Oleh karena itu, kata – kata buruk yang mungkin terucap ketika kita marah sebaiknya dihindari.

Pernah, saya membaca sebuah tabloid. Disana diceritakan, seorang sepupu membantai keluarga yang telah membesarkannya hanya karena sakit hati dari sebuah ucapan. Memang benar bahwa lidah adalah sebuah pedang. Jika kamu tidak bisa menggunakannya dengan baik, itu akan mencelakakan orang lain ataupun dirimu sendiri. Reaksi komunikasi seperti inilah yang mungkin muncul karena ucapan yang buruk.

Jadi, menurut saya, jika marah, lebih baik diam dan tenangkan diri. Ambilah wudhu. Bicaralah hanya ketika kepala kita sudah dingin, hati sudah tidak panas dan keadaan keduanya tidak sedang berapi. Karena jika api ketemu api, maka akan terjadi kebakaran. Oleh karena itu, temuilah api dengan air.. Ucapkanlah kalimat yang baik.

Saturday, January 5, 2013

Selamat tinggal, Malam

Posted by Unknown at 1:31 AM 3 comments
Malam terasa begitu singkat ..
ketika 4 jam yang lalu saya menengak Frappe Cold
ketika tangan ini menekan tuts tuts keyboard komputer
ketika banyak yang ingin saya ceritakan

24 jam itu terasa sangat cukup
terasa kurang ketika kita kurang bersyukur
tidak memanajemen waktu dengan baik
dan melewatkan semuanya dengan sia - sia
Ah ..

Rasanya tidak ingin malam ini berakhir
tapi sudah berakhir
ini sudah pagi
haruskah aku padamkan semuanya ..

Ah..

Masih rindu akan semangat menulis ini ..
Namun segalanya tidak boleh berlebihan
Ya, benar ..

Ah ..
Baiklah.
Selamat malam   Pagi, Blog ..
Sampai jumpa dan ingatkan aku untuk bersemangat kembali
merangkai kata istimewa untuk menyemangati pembaca
tenggelamkan aku dalam optimisme
berikan tameng untuk pesimisme yang kadang hadir

Baiklah.
Selamat tidur~ :)

Sunday, December 2, 2012

KRISIS GLOBAL MONETER

Posted by Unknown at 7:23 PM 0 comments

Assalamu’alaikum Warahamtullahi Wabarakatuh..


Malam ini saya kembali membawa ringkasan Aktualisasi Syariah Kedua yang diadakan oleh Sharia Economic Forum. Aksyar kedua ini bertemakan “Krisis Global Moneter”. Selamat membaca …

Krisis global moneter yang menyerang suatu Negara tidak hanya berdampak buruk bagi Negara tersebut. Apalagi jika Negara tersebut memiliki pengaruh yang kuat terhadap Negara yang lainnya, sebut saja Amerika Serikat. Ketika Negara ini tertimpa krisis tahun 2008 silam, pengaruh yang ditimbulkannya kepada Negara lainpun sangat besar. Negara – Negara yang terkena krisis, dampaknya diibaratkan seperti tergantung berat hewan yang dijatuhkan. Jika dunia ini kebun binatang, Singa mungkin rajanya. Namun, jika berat sudah pasti lebih berat gajah (tolong jangan dibandingkan dengan dinosaurus ya.. hehe). Amerika itu kita ibaratkan sebagai gajah, jika ia jatuh karena krisis. Maka Boooooooommm! Bisa dibayangkan ya dampaknya terhadap Negara lain seperti apa, bisa retak, keropos bahkan hancur.

KETIDAKSEIMBANGAN SEKTOR RIIL DAN NON-RIIL

Krisis ini menyebabkan terjadinya poverty and economic gap, yaitu jurang kesenjangan ekonomi yang begitu meluas sepertinya yang menyerang sektor riil dan non riil. Kesenjangan ini bisa dilihat dari tidak adanya keseimbangan kedua factor yang seharusnya saling berkaitan. Kita menyebutnya distorsi pasar global. Pasar global ini memiliki 2 inti yang telah kita sebut tadi, sektor riil yang termasuk didalamnya pasar barang & jasa, pasar factor produksi seperti lahan dan tenaga kerja serta sektor non riil yaitu pasar keuangan. Sayanganya, keseimbangan ini tidak terjadi disebuah Negara maupun di dunia sehingga mengakibatkan jomplangnya perekonomian kita. Bayangkan saja? Sektor non riil itu memiliki andil sekitar 99% dengan 1% adalah tingkat riilnya. Ibarat wajah ini sih sudah bukan standar dengan cakep yah.. bisa dibilang beauty and the bitch. OMG.. Gak percaya? Kita lihat dari bukti yang telah ditulis Republika (14-03-08), perbedaan sektor non riil tingkat dunia itu 700x lipatnya sektor riil. Sedangkan di Indonesia, tahun 2000, sektor riil RP.1.290 T dengan sektor non riil Rp. 10.913T dan pada tahun 2006, sektor riil Rp. 3.338T dengan sektor non riil 27.764T.  Nah, beauty and the bitch kan….hahaha

INDIKATOR

Indikator GDP dunia pun telah menunjukkan perlambatan ekonomi, tercatat di World Economic Outlook IMF, Dunia tercatat memiliki actual GDP tahun 2010 adalah 6.3% dan pada tahun 2011 sebesar 3.9%. Weo April 2012 (proyeksi World Economic Outlook) pada tahun 2012 adalah 3.6% dan pada tahun 2013 sebesar 4.1%. berdasarkan indicator GDP tersebut bisa dilihat bahwa Indonesia bisa dibilang stabil, actual GDP tahun 2010 6.2% dan 2011 adalah 6.5% walaupun proyeksi World Economic Outlook pada April 2012 adalah 6.1% dan tahun 2013 adalah 6.6%. Kenyataannya pertumbuhan ekonomi kita tahun ini sekitar 6.5%. Yeaaaay! Cukup. Karena pertumbuhan ekonomi itu tidak hanya sekedar angka, tapi masih ada hal lain yang mencakup pertumbuhan tersebut seperti masalah kesenjangan, kemiskinan dan pengangguran adalah hal lain disamping angka yang cukup tinggi itu.
Jika indikator GDP adalah menunjukkan perlambatan ekonomi, maka beban hutang negara akan menghambat pemulihan ekonomi. Mengapa? Karena anggaran yang seharusnya digunakan untuk kegiatan yang lebih produktif akan habis hanya untuk membayar hutang - hutang yang berbunga.

KRISIS EKONOMI

George Soros
Mari kita lihat pada tahun 1997, dimana terjadi krisis moneter di Asia Tenggara. Krisis ini dimulai di Thailand, Malaysia kemudian Indonesia. Penyebabnya adalah kebijakan hutang yang tidak transparan yang dilakukan oleh pemerintah.  Selain itu, nilai mata uang mereka yang menurun drastis karena pembelian semua cadangan dollar dalam jumlah besar oleh George Sorros. Ia adalah speculator terbaik di dunia. Semua cadangan dollar yang dibelinya maka akan menurunkan nilai mata uang di negara tersebut karena jika nilai dollar naik, maka nilai mata uang negara tersebut akan turun curam sekali. Lihat gambar di samping. Ia adalah George Sorros.





PENYEBAB KRISIS

Beda tahun, beda pula penyebab krisisnya. Jika kita lihat tahun 2008, krisis yang terjadi menimpa seekor Gajah yang telah kita sebutkan diatas. Ya, Amerika. Pada tahun 2008, suku bunga KPR turun sehingga terjadi tren perumahan di Amerika. Dimana orang – orang berduyun – duyun untuk membeli rumah sebagai investasi (rumah kedua- bukan untuk rumah tinggal). Sayangnya, dipertengahan jalan, suku bunga kembali naik. Hal ini menyebabkan mereka tidak dapat membayar angsurang yang sedemikian tinggi sehingga terjadilah kredit macet yang menimpa Lembaga Penjamin KPR. Sudah bisa dibayangkan bagaimana kondisi lembaga tersebut, untuk menyelamatkannya, pemerintah mengatasinya dengan membayarkan kredit macet tersebut dengan talangan uang rakyat. Bayangkan? Sudah bayar pajak, digunakan untuk mengatasi hal ini jelas rakyat di Amerika mengamuk dan menggelar demo. Mereka mendatangi Wall Street dan meminta uang mereka untuk dikembalikan. Ini adalah sebagian kecil dari akibat sistem ekonomi kapitalis. Pola pikir kapitalis. Seperti yang tertulis pada terjemahan ayat di bawah ini :

“Telah nyata kerusakan di darat dan di laut, karena ulah tangan manusia supaya kami timpakan kepada mereka akibat dari sebagian perilaku mereka. mudah – mudahan mereka kembali ke jalan Allah” (Q.S Ar-Rum :41)

Nah, sekarang kita lihat apa sih penyebab krisis – krisis tersebut? Jawabannya adalah 3 pilar setan. Pertama adalah interest (bunga), Kedua, Fractional Reserve Requirement (Cadangan Wajib) dan ketiga, Fiat Money (Uang Kertas). Baik, mari kita bahas dari urutan paling akhir ya.

Fiat Money (Uang kertas)
Uang adalah alat pembayaran yang disahkan oleh negara untuk jual beli. Kenapa disebut pilar setan? Dimana letak kesalahannya?
Uang kertas yang kita gunakan sekarang ini hanyalah uang kertas yang tidak didukung atau diback-up oleh emas. Pencetakannya pun dilakukan oleh penguasa dimana nilai instrinsik di dalamnya disamakan dengan nilai ekstrinsiknya yang hanya berupa nilai nominal. Cetakan uang kertas yang berlebihan dan melebihi output riilnya akan menyebabkan inflasi.
Jika kita lihat fungsi uang :
1. Medium of Exchage (alat bayar), mau tidak mau uang kertas sudah jadi alat bayar karena telah disahkan oleh pemerintah.
2. Store of Value (Penyimpan nilai/kekayaan), jelas tidak bisa karena nilai mata uang kertas akan terus turun nilainya. Apalagi di dalamnya sudah tidak ada back up  dari emas, jadi menyimpan nilai bukanlah fungsi uang kertas karena nilainya akan terus turun.
3. Unit of Account (penakar/satuan harga), sebagai satuan harga, uang kertas yang nilai instrinsiknya berbeda dengan nilai ekstrinsiknya tidak dapat menjadi penakar satuan harga.

Fractional Reserve Requirement (Cadangan Wajib)
Ini adalah pencetakan uang yang dilakukan secara maya. Pencetakan ini dilakukan oleh Bank melalui kredit yang diberikan. Efeknya adalah inflasi.

Interest (Bunga)
Bunga adalah price of money or value/biaya dana. Tambahan dana yang tidak jelas asalnya. Ini  adalah ciri pola pikir kapitalis (keserakahan).
Akibat dari adanya rezim bunga, yaitu :
1. Menuntut pertumbuhan ekonomi yang terus menerus
2. Mendorong persaingan diantara pelaku ekonomi
3. Cenderung memposisikan kekayaan pada segelintir orang

Sekarang akan kita lihat titik temu, apabila ketiga pilar setan ini bertemu :
M x V   >  P x Y
M = Supply uang
V = Kecepatan Uang beredar
P = Agregat rata - rata tingkat uang
Y = Output riil barang dan jasa 

Jika ketiganya bertemu, maka adanya ketidakseimbangan antara sektor riil dan non riil. Dimana suplai uang dan kecepatannya beredar akan lebih dari output riilnya sehingga inflasipuntidak terhindarkan. Sedangkan rumus seharusnya adalah  M x V   =  P x Y. Inilah penyebab krisis yang terjadi selama ini.

SEJARAH KEUANGAN DUNIA

Sekilas, kita akan memahami sejarah keuangan dunia. Dimana sejarah ini akan memperlihatkan kita pergantian sistem keuangan mulai dari sistem barter, emas hingga menjadi uang kertas.
Sistem barter adalah sistem yang pertama kali dipergunakan oleh orang – orang terdahulu untuk melakukan transaksi dalam memenuhi kebutuhan.  Sayangnya, sistem ini tidak bertahan lama karena memiliki beberapa kelemahan seperti mencari nilai yang sama yang terdapat pada barang yang ditukar hingga sulitnya menemukan orang yang menginginkan barang yang dicari.

Ketika zaman beralih menuju sistem koin emas. Orang – orang menitipkan koin emas mereka kepada pihak yang terpercaya dan mengeluarkan bukti tertulis sebagai tanda bukti kepemilikan emas. Tanda bukti inilah yang menjadi alat untuk transaksi agar mereka dapat dengan mudah menyimpan emas dan tidak repot membawanya kemana – mana.


Periode Antara Perang Dunia I – Perang Dunia II, Karena luasnya medan perang, Negara – negara yang terlibat di dalamnya harus menguras kantong mereka demi membeli peralatan perang yang didistribusikan oleh Amerika. Jadi wajar kalau Amerika adalah pemilik 2/3 emas yang ada di seluruh dunia. Setelah berakhirnya perang dunia pertama semua negara terlibat didalamnya mengalami kekacauan ekonomi. Tapi ada dua negara yang kembali stabil, yaitu Inggris dan Prancis. Hal ini dikarenakan mereka kembali ke sistem emas. J

Richard Nixon
Pada tahun 1944, diadakan sebuah perjanjian yang dikenal dengan perjanjian Bretton Woods. Perjanjian ini diadakan di bretton woods yang isi perjanjian di dalamnya adalah Emas yang digunakan di back-up oleh dollar kemudian baru mata uang suatu negara. Contohnya seperti ini : Emas – Dollar – Rupiah. Pada periode ketiga, tahun 1971 terjadilah masa penghapusan emas sebagai back up dollar. Richard Nixon menghentikan transaksi sistem moneter Internasional yang bersandar pada standar pertukaran dengan emas, yaitu pada tanggal 15 Agustus 1971. Secara sepihak, ia mengumumkan bahwa periode pertukaran dengan emas telah berakhir dan konversi dollar dengan emas diberhentikan. Tujuannya adalah menghindarkan negara dari krisis dan mengedepankan Dollar sebagai mata uang dunia. Jadi, tujuan yang mana yang tercapai? Hanya tujuan kedua, yaitu mengedepankan Dollar sebagai mata uang dunia.

DAMPAK

Ketidakhadiran emas justru menimbulkan krisis hutang. Tujuan yang awalnya adalah menghindarkan krisis justru menghadirkan krisis. lihat tabel di bawah ini :
Tahun
Krisis Hutang
1982
Krisis hutang di Mexico yang menyeret Argentina, Brazil dan Venezuela
1987
Krisis di USA : 36 Bank ditutup
1994
Krisis di Mexico kembali terjadi
1997
Krisis keuangan di Asia Tenggara : Thailand, Malaysia kemudian Indonesia
1998
Krisis di Rusia, jatuhnya nilai Rubel akibat Spekulasi
1999
Krisis Keuangan di Brazil dan Argentina

Seiring dengan krisis yang tidak pernah surut hingga tahun ini seperti krisis terparah pada 2008 dan 2011 serta terjadinya persaingan dengan Euro yang tak terelakkan. Maka era keemasan Dollar telah berakhir..
Fakta – fakta yang disebutkan diatas dapat kita pelajari bahwa sistem ekonomi yang dapat menimbulkan krisis jelas tidak dapat mengatasi krisis. Langkah – langkah yang ditawarkan oleh sistem ekonomi tersebut adalah solusi jangka pendek dan sistem ekonomi tersebut memperbolehkan segala sesuatu yang dilarang dalam agama manapun.

SOLUSI KRISIS

ADA? Jelas ada. Sekarang ini, Dunia memperhatikan sistem ekonomi yang sudah ada sejak zaman Rasulullah SAW. Bukan karena sedang naik daun, sedang tren atau alternative saja. Bukan. Mereka sudah kapok, sudah trauma dengan sistem ekonomi kapitalis yang mereka gunakan. Mereka pun sudah mengakui keunggulan sistem ekonomi yang sudah ada sejak zaman Rasulullah tersebut. Dimana masa keemasan Emas tengah berjaya hingga akhirnya dihapuskan. Ya, Islamic Economic System.

Sistem ini bersifat sangat universal. Bukan hanya agama islam saja, tetapi agama apapun. Kini sistem ekonomi ini membutuhkan sekali banyak sumber daya manusia untuk dikerahkan di sistem ini. bagaimana tidak? Negara – negara maju seperti inggris pun sudah mulai beralih. Yah, walaupun masih ada negara islamphobia. Itu hak mereka yah… tapi pejabat tingginya saja mengakui bahwa Islamic economic system will win.. J  Sifatnya yang universal ini bisa dibuktikan dari ajaran – ajaran di dalamnya yaitu salah satunya adalah menentang adanya riba. Teori plato dan aristoteles saja menentang riba, kitab – kitab agama lain pun menentang riba kok, bukan hanya islam. Nanti saya akan posting kitab – kitab mana saja yang menentang adanya riba ya.. Nah, anda tau vatikan? Vatikan itu sangat mendukung sistem ekonomi islam. Coba searching ^^ dan Oxford University saja sudah memiliki jurusan perbankan dan keuangan islam. Ini artinya sistem ini diakui dunia toh J universal kan? J

Dasar adanya Islamic economic system ini adalah Al – Qur’an dan As –sunnah dimana ada lebih dari 700 ayat mengatur tentang sistem perekonomian.  Satu ayatnya yang membahas riba adalah..

“…Riba itu tidak menambah pada sisi Allah..” QS. Ar – Ruum : 39

Di dalam sumber – sumber ini jelas tertulis larangan dalam sistem perekonomian, yaitu MAGHRIB (Maisyir atau spekulasi, Aniaya atau zhalim, Gharar atau tidak jelas, Haram, Riba, Iktinas atau penimbunan uang, dan Bathil atau tidak memenuhi rukun dan syarat). Jika larangan ini dilaksanakan maka akan tercapainya kemenangan dalam sistem ekonomi islam ini.


Dea
Showing posts with label Tulisan. Show all posts
Showing posts with label Tulisan. Show all posts

Friday, June 19, 2015

The Travelers and The Plane Tree

Two men were walking along one summer day. Soon it became too hot to go any further and, seeing a large plane tree nearby, they threw themselves on the ground to rest in its shade. Gazing up into the branches one man said to the other,

“What a useless tree this is. It does not have fruit or nuts that we can eat and we cannot even use its wood for anything.”

“Don’t be so ungrateful,” rustled the tree in reply. “I am being extremely useful to you at this very moment, shielding you from the hot sun. And you call me a good-for-nothing!”

Moral: All of God’s creations have a good purpose. We should never belittle God’s blessings.


Submitted By: Wafa Sadiq
Dubai UAE

Wednesday, April 8, 2015

The Carrot, The Egg, and The Coffee Bean

A young woman went to her mother and told her about her life and how things were so hard for her. She did not know how she was going to make it and wanted to give up. She was tired of fighting and struggling.

It seemed that, as one problem was solved, a new one arose. Her mother took her to the kitchen. She filled three pots with water and placed each on a high fire. Soon the pots came to a boil. In the first, she placed carrots, in the second she placed eggs, and in the last she placed ground coffee beans.

She let them sit and boil, without saying a word. In about twenty minutes, she turned off the burners. She fished the carrots out and placed them in a bowl. She pulled the eggs out and placed them in a bowl. Then she ladled the coffee out and placed it in a bowl. Turning to her daughter, she asked, "Tell me, what do you see?"

"Carrots, eggs, and coffee," the young woman replied. The mother brought her closer and asked her to feel the carrots. She did and noted that they were soft. She then asked her to take an egg and break it. After pulling off the shell, she observed the hard-boiled egg. Finally, she asked her to sip the coffee. The daughter smiled as she tasted its rich aroma. The daughter then asked, "What does it mean, mother?"

Her mother explained that each of these objects had faced the same adversity - boiling water - but each reacted differently. The carrot went in strong, hard and unrelenting. However, after being subjected to the boiling water, it softened and became weak.

The egg had been fragile. Its thin outer shell had protected its liquid interior. But, after sitting through the boiling water, its inside became hardened! The ground coffee beans were unique, however. After they were in the boiling water, they had changed the water.

"Which are you?" the mother asked her daughter. "When adversity knocks on your door, how do you respond? Are you a carrot, an egg, or a coffee bean?" Think of this: Which am I? Am I the carrot that seems strong but, with pain and adversity, do I wilt and become soft and lose my strength? Am I the egg that starts with a malleable heart, but changes with the heat? Did I have a fluid spirit but, after a death, a breakup, or a financial hardship, does my shell look the same, but on the inside am I bitter and tough with a stiff spirit and a hardened heart? Or am I like the coffee bean? The bean actually changes the hot water, the very circumstance that brings the pain. When the water gets hot, it releases the fragrance and flavour.

If you are like the bean, when things are at their worst, you get better and change the situation around you. When the hours are the darkest and trials are their greatest, do you elevate to another level? How do you handle adversity? Are you a carrot, an egg, or a coffee bean?

"A good character is the best tombstone. Those who loved you and were helped by you will remember you when forget-me-nots have withered. Carve your name on hearts, not on marble."

----

Source: http://www.thelivingtreasure.org/forum/forum/forum_posts.asp?TID=1681&title=short-inspirational-and-motivational-stories

Tuesday, May 14, 2013

Malam

Malam...
Kau begitu indah..

Menemani istirahatku ketika lelah menyergap..
Menenangkan pikiran yang tengah panas..

Malam
Jadi sahabatku ya.
Malam ini harus jadi bunga tidur yang baik
Tidakkah kau terjaga bersama bintang?
jadikan cerahnya malam ini bersama bunga tidur yang indah.

Jadikan aku salah satu bintangmu..
Yang turut menemani sepanjang malam.

Tuesday, April 16, 2013

Serunya Seminar “Find Your Success with THE BEST Marketing Startegy” !! (PART 2)

Pembicara kedua seminar ini adalah Hendy Setiono, pemilik Kebab Turki Baba Rafi sekaligus pemilik tiga perusahaan yang ia naungi. Awalnya Beliau mendapat ide berjualan kebab ketika ia berkunjung ke Qatar dan mendirikan usaha kebab pertamanya di Indonesia. ia mulai berjualan tanpa merek dan pada tahun pertama berani membuka 10 cabang dan memfranchisekannya. Wow banget kan..

Pak Hendy Setiono yang humoris dan komunikatif ini menyampaikan kunci suksesnya yaitu belajar dari orang – orang yang telah sukses kemudian ciptakanlah bisnis yang kreatif dari segi produk dan cara menjual. Produk sebagus apapun jika tidak mengetahui cara menjual yang baik bahkan sebaliknya maka sama saja bohong. Nah, produk yang kreatif + cara menjual yang baik = LAKU. Oleh karena itu, ciptakanlah ide – ide bisnis yang kreatif, out of the box!

Selain itu, Beliau pun menyampaikan latar belakang pengusaha yang berbeda – beda, yaitu :
1.      The Professor
Yaitu pengusaha yang hadir karena kemampuannya mengelola perusahaan yang hampir bangkrut atau memang sudah bangkrut menjadi lebih baik bahkan menjadi bisnis yang besar. Kalau menurut saya, contohnya seperti Hary Tanoesoedibjo, dll.
2.      Mama’s boy
Yaitu pengusaha yang merupakan 2nd generation dan sama jenisnya seperti kelompok wirausaha karena keluarga.
3.      The street fighter
yaitu pengusaha yang memang memiliki mimpi yang besar dan komitmen yang kuat. Jenisnya sama seperti wirausaha yang dibentuk dan berhasil.

Tidak hanya itu, ia pun menyampaikan implementasi cara kerja yang berbeda – beda dan bertahap, yaitu :
1.      I am the superman
Pengusaha pakih melakukan hal – hal operasionalnya seorang diri dan ruang lingkup kerjanya besar dan luas.
2.      Team with a superman
Pada kategori ini, ia pakih terlibat di dalamnya walaupun sudah ada tim yang dapat membantunya bekerja.
3.      Delegated Responsibility
Yaitu mendelegasikan tanggung jawabnya kepada orang – orang yang telah ia percaya, bisa menyewa tenaga ahli ataupun bawahan yang sudah dilatihnya. Ia sudah tidak berperan aktif disini.
4.      Intrapreneur
Nah, pada intrapreneur disini ia membawahi tim- tim yang mampu bertanggung jawab terhadap apa yang telah ia delegasikan. Tidak hanya satu tim namun beberapa tim. Contohnya dapat kita lihat, kemampuannya memanajemen 1000 cabang yang ada di seluruh Indonesia.
           
Sebagai seorang pengusaha, ia berpesan untuk selalu berinovasi setiap saat. Beliaupun memberikan tips – tips berinovasi di setiap aspek, yaitu :
1.      Makanan dan pelayanan
Ketika berbisnis makanan, buatlah inovasi dari segi rasa, makanan hingga pelayanan yang lain daripada yang lain.
2.      Fasilitas
Fasilitas yang tersedia pun dibuat sekreatif mungkin sehingga mendatangkan konsumen lebih banyak.
3.      Booth Concept
Buatlah konsep booth atau yang dikenal rombong sekreatif dan seunik mungkin.
4.      Media communication
Bangunlah pepakaran dengan komunikasi media yang gratis hingga berbayar. Manfaatkan jejaring sosial yang tersedia.

Nah, apa yang dilakukan Pak Hendy Setiono tidaklah mudah. Berpindah kuadran dari seorang self employment menjadi seorang bussiness owner seperti sekarang ini apa rahasianya? Inilah yang menjadi pertanyaan menarik bagi saya. Menurut beliau, ketika kita adalah seorang self employment, aset utama kita adalah kita harus bisa jualan. Ini yang akan menjadi penopang bagi bisnis kita. Nah, ketika kita ingin menjadi seorang bussiness owner, kita harus mampu membentuk tim menajemen yang baru. Bagaimana kita dapat merealisasikan ide melalui tangan – tangan orang lain. Perhatikan! Untuk menjadi bussiness owner, aset perusahaan bukanlah neraca tetapi manajemen. Sehingga investasi akan kembali dalam benuk manajemen yang baik dan semuanya harus dilakukan bertahap. Lagi – lagi, tidak ada yang instan.

Satu lagi, tips penting untuk yang ingin membuka tempat wirausaha. Menurut Pak Hendy Setiono, jika kita ingin bisnis kita lebih dikenal dan menarik lebih banyak konsumen, jangan takut untuk bayar lokasi lebih mahal. Dengan berani berinvestasi seidkit lebih mahal, maka omzet juga akan lebih tinggi. Hal itu akan selaras jika konsep – konsep inovasi diataspun dilakukan. Check. ;)

Serunya Seminar “Find Your Success with THE BEST Marketing Startegy” !! (PART 1)

Senin, 15 April 2013. BEM FE Universitas Gunadarma mengadakan rangkaian acara dalam The Trilogy of Gunadarma Entrepreneurship Spirit 2013. Acara ini menghadirkan 2 sesi seminar pada satu hari, yaitu pada pukul 08.00 dan 13.00 WIB. Seminar kewirausahaan yang diadakan oleh BEM FE Universitas Gunadarma ini memperoleh  respon positif dari mahasiswa gunadarma, khususnya mahasiswa – mahasiswa yang begitu tertarik pada dunia usaha. Tidak  hanya itu, pembicara yang dihadirkan pun sangat menarik antusiasme mahasiswa. Salah satu pembicara adalah pemilik Kebab Turki Baba Rafi sekaligus pendiri 3 perusahaan, Hendy Setiono. Sayangnya, saya hanya dapat menghadiri satu seminar saja dan kebetulan memang saya mengincar seminar pukul 13.00 WIB tersebut. Harapannya sih dapat sharing langsung karena di seminar sebelumnya saya gagal untuk sharing langsung L dan kali ini saya berhasil J. Ahaha.

Disinilah letak keseruan tersendiri ketika kita berusaha mencari ilmu dari cara yang berbeda. Membaca buku, mengikuti seminar dan hanya melihat dari televisi. Mencari ilmu lewat seminar dengan pembicara yang bagus itu seperti makan daging langsung ke daging – dagingnya. Sluuurrrp~ sedikit lebay sih tapi memang benar lho. Dari sekedar membaca, kemudian bisa berinteraksi langsung sambil mendengarkan rasanya itu puas sekali. Belum lagi bisa bertanya to the point (curhat). Kereeeen kan?

Nah, disini saya akan membahas ilmu dari seminar yang telah saya hadiri. Seminar yang dimoderatori oleh Febrizky Yahya, pemenang Putri Kewirausahaan Kreatif 2012 itu dipandu dan berlangsung kurang lebih selama 2,5 jam.

Pembicara pertama yaitu Dr. Handito Joewono. Di awal presentasinya, Beliau menyampaikan 3 kelompok wirausaha, yaitu :
1.      Wirausaha karena keluarganya pengusaha
Seorang wirausahawan yang sukses terlahir karena keluarganya pengusaha. Biasanya disebut 2nd Generation atau generasi kedua yaitu pengusaha yang diciptakan karena meneruskan usaha keluarga dan tinggal mengembangkan. Hal ini pun tidak mudah karena akan ada efek shock karena tidak siap dengan posisi yang tiba – tiba di puncak.
2.      Wirausaha karena kecelakaan (tidak direncanakan)
Biasanya pengusaha jenis ini lahir karena kepepet atau coba – coba, sehingga tanpa direncakan menjadi seorang wirausaha.
3.      Wirausaha karena dibentuk
Kelompok wirausaha jenis ini melewati beberapa tahapan mulai dari perekrutan, pengembangan, pemantapan hingga menjadi seorang wirausaha sukses.

Dewasa ini, seorang wirausaha lebih banyak dibentuk melalui pencangkokan program- program kewirausahaan yang telah berhasil. Menurut saya, program ini sangat bagus mengingat pentingnya kita menelusuri peta usaha wirausahawan yang telah berhasil untuk dapat kita follow up. Setidaknya, kita dapat mencoba letak keberhasilannya dan mengurangi tingkat kegagalannya. Tidak hanya itu, proses perekrutannya menurut beliaupun turut menjadi langkah awal dari penciptaan wirausahawan yang sukses seperti diutamakan yang berlatar pendidikannya baik. Walaupun, nyatanya banyak sekali wirausahawan sukses yang tidak mengenyam pendidikan tinggi, seperti Bob Sadino dan banyak lagi contoh lainnya.

Menurut Beliau, “entrepreneurship is the passion to create a new bussiness” (Handito Joewono, 2011). Jiwa kewirausahaan adalah gairah untuk menciptakan sebuah bisnis baru. Nah, menciptakan disini bukan hanya menciptakan sebuah usaha saja. Karena menciptakan sebuah usaha sangat mudah. Namun, bagaimana agar usaha tersebut tidak hanya tercipta tetapi juga dapat bersaing, berkembang dengan usaha lainnya.

Pada seminar ini, Beliau menayangkan 3 merek kopi terkenal untuk dapat kami bandingkan kopi mana yang lebih menarik iklan TV nya? Hampir semua memilih kopi jenis B yang iklannya lebih mengutamakan keunggulan produk didalamnya daripada kopi jenis A yang lebih terkenal. Padahal kopi jenis A dan C lebih sering ditayangkan di televisi dan mereknya pun lebih dikenal di Indonesia. Ternyata oh ternyata, kopi jenis B ini mampu menanamkan mindset kepada penduduk di Indonesia tentang keunggulannya dan mampu menarik market share lebih banyak tanpa porsi iklan yang berlebihan. Hal itu merupakan salah satu cara memaksimalkan perolehan konsumen melalui iklan televisi. Lalu, bagaimana dengan bisnis kecil? Beliau menyarankan untuk mengedepankan kualitas sehingga tipe promosi mulut ke kuping (maksudnya, mulut ke mulut atau yang dikenal dengan word of mouth..hehe) lebih efektif dan  membuat bisnis tersebut cepat berkembang.

Selanjutnya, beliau menjawab pertanyaan – pertanyaan yang diajukan. Bagaimana mengubah mindset menjadi seorang wirausaha? Cara – caranya adalah :
-          Mengikuti seminar – seminar kewirausahaan yang dapat membangkitkan semangat kewirausahaan.
-          Menonton program – program TV seperti entrepreneurship channel
-          Melalui program penempaan
-          Melalui program pengembangan, dsb.
Segala ilmu kewirausahaan dapat dicapai ketika adanya keberanian untuk memulai, tidak hanya modal nekat. Selain itu, perlu belajar ilmu usaha yang baik.

Bagaimana jika kita ingin mengembangkan sebuah bisnis? Intinya Baliau menyampaikan untuk tidak bergantung pada pemerintah dan menciptakan bisnis yang kreatif. Beliau memaparkan bagaimana mengembangkan bisnis baru seperti halnya belajar naik sepeda (Evan RJ, 2006). Proses tersebut diadopsi dari anaknya dan kemudian menginspirasi dirinya, yaitu :
1.      Push the pedal
Lakukan bisnis yang ingin dimulai. Jalankan bisnisnya!
2.      Concentrate
Fokuslah dengan tujuan – tujuan di dalam bisnis
3.      Balance it
Seimbangkan dengan ilmu – ilmu yang belum dan telah dipelajari
4.      Dont be afraid
Jangan takut untuk jatuh dan memilih partner yang baik sehingga dorongan untuk maju dan kekuatan untuk dapat bertahanpun kita miliki.
5.      Then you’re done
Lalu, bisnismu akan mulai berjalan.

Selanjutnya, bagaimana cara kita memilih orang yang dapat bekerja sama? Beliau menjelaskan pentingnya mencari partner yang kuat di dalam berbisnis dan kuat sebagai pembimbing. seperti dosen, pebisnis yang telah sukses, dan sebagainya sehingga dorongan, kekuatan dan langkah – langkah keberhasilannya dapat kita terapkan. Dan ketika bisnis kita mati, maka kuburlah bisnis yang mati dengan baik sehingga dapat muncul bisnis baru dengan awal yang baik.
To be continued……

Read more for part 2 and part 3. Check it out ^____________^

Sunday, March 17, 2013

Terimakasih, Ya Allah ..

Hamba ikhlas akan skenarioMu, Ya Allah ..

Terimakasih, Ya Allah ..
Untuk semua yang Engkau berikan kepada hamba..
Langsung maupun tidak langsung..

Terimakasih, Ya Allah..
Telah mengabulkan doa - doa hamba lewat semua pembelajaran hidup
Dengan semua ujian dan cobaan

Ketika Aku berdoa untuk sebuah kesabaran
Engkau menguji hamba dengan ujian
Ketika Aku berdoa untuk sebuah ketegaran
Engkau menambah cobaan - cobaanMu

Ketika Aku hampir gagal,
Engkau meyakinkanKu bahwa semua ujian dan cobaanmu
Tidak pernah melebihi kemampuanku
dan Akhirnya Aku berhasil

Ketika Aku menangis akan kehilangan,
Engkau menjanjikan Aku sebuah keindahan abadi
Memelukku dengan semua ayat - ayatmu yang indah
Menghapus kesedihanku dengan sebuah keikhlasan

Ya Allah..
Rangkul selalu hamba dalam pelukMu..
Seperti untaian cintaMu kepada utusanMu..
Jadikan hamba ini hamba kesayanganMu.


Terimakasih, Ya Allah..
Untuk skenario hidupku..


Alhamdulillahi rabbil 'alamiin..


With Love, 

Dea


Sumber gambar : https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOXMyb3UtC6GvDaw7VsWubRTcn6OSziOwBreu_3nK6jiPhXqvgjv9ekmNT56zjA_By62wIR43PmliNvh4_6qQrM32dfqDKjZqiXV0wBmiqzBK-_NKthO0D13cg86wadZsxlIdrdjacVYKz/s1600/muslimah_v02_by_yip87.jpg

Thursday, February 7, 2013

Ucapkan kalimat yang baik


       
Ketika kita sedang merasa marah, kesal, emosi. Rasanya segala sesuatu yang kita pikirkan, unek – unek ingin kita tumpahkan seluruhnya. Tapi coba bayangkan, jika isi pikiran kita adalah hal – hal negatif yang ingin kita ungkapkan, apa yang akan kita rasakan sebagai lawan bicara. Sakit hati? Sudah pasti. Kesal? Apalagi. Marah? Tentu saja.

Saya dapat pelajaran untuk selalu mengucapkan kalimat yang baik dengan mendengarkan orang – orang yang bercerita kepada saya apa yang mereka lakukan ketika mereka marah. Mungkin marah dengan orang tua, teman, ataupun saudara. Banyak sekali kalimat – kalimat kasar, bahasa – bahasa yang tidak baik, bahkan tidak berpendidikan yang sebenarnya tidak perlu dikeluarkan. Walaupun setelahnya, mereka sadar dan meminta maaf.

Bukankah hati itu peka? Perasaan dan ingatan itu lebih banyak mengingat keburukan daripada kebaikan? Ibaratnya seperti kertas. Jika sudah di kremes, mudah memang dibentuk datar kembali tapi apa benar – benar rapi? Tidak... seperti kertas, jika sudah di tulis pakai pensil, bisa dihapus memang. Itupun kalau bersih dan menghapusnya dengan baik. Jika ditulis dengan pulpen? Bisa di tip – ex memang. Walaupun bekas tip – ex nya bersisa. Nah, kalau ditulisnya dengan jarum? Apa yang bisa diperbaiki?

Kita tidak pernah tahu, kata – kata buruk yang kita ucapkan ke orang lain akan dipersepsikan seperti apa. Apakah kata – kata kita akan ditulis dengan pensil, pulpen atau bahkan jarum? Ataupun kita tidak pernah tahu sudah mengkremeskan hatinya mungkin. Oleh karena itu, kata – kata buruk yang mungkin terucap ketika kita marah sebaiknya dihindari.

Pernah, saya membaca sebuah tabloid. Disana diceritakan, seorang sepupu membantai keluarga yang telah membesarkannya hanya karena sakit hati dari sebuah ucapan. Memang benar bahwa lidah adalah sebuah pedang. Jika kamu tidak bisa menggunakannya dengan baik, itu akan mencelakakan orang lain ataupun dirimu sendiri. Reaksi komunikasi seperti inilah yang mungkin muncul karena ucapan yang buruk.

Jadi, menurut saya, jika marah, lebih baik diam dan tenangkan diri. Ambilah wudhu. Bicaralah hanya ketika kepala kita sudah dingin, hati sudah tidak panas dan keadaan keduanya tidak sedang berapi. Karena jika api ketemu api, maka akan terjadi kebakaran. Oleh karena itu, temuilah api dengan air.. Ucapkanlah kalimat yang baik.

Saturday, January 5, 2013

Selamat tinggal, Malam

Malam terasa begitu singkat ..
ketika 4 jam yang lalu saya menengak Frappe Cold
ketika tangan ini menekan tuts tuts keyboard komputer
ketika banyak yang ingin saya ceritakan

24 jam itu terasa sangat cukup
terasa kurang ketika kita kurang bersyukur
tidak memanajemen waktu dengan baik
dan melewatkan semuanya dengan sia - sia
Ah ..

Rasanya tidak ingin malam ini berakhir
tapi sudah berakhir
ini sudah pagi
haruskah aku padamkan semuanya ..

Ah..

Masih rindu akan semangat menulis ini ..
Namun segalanya tidak boleh berlebihan
Ya, benar ..

Ah ..
Baiklah.
Selamat malam   Pagi, Blog ..
Sampai jumpa dan ingatkan aku untuk bersemangat kembali
merangkai kata istimewa untuk menyemangati pembaca
tenggelamkan aku dalam optimisme
berikan tameng untuk pesimisme yang kadang hadir

Baiklah.
Selamat tidur~ :)

Sunday, December 2, 2012

KRISIS GLOBAL MONETER


Assalamu’alaikum Warahamtullahi Wabarakatuh..


Malam ini saya kembali membawa ringkasan Aktualisasi Syariah Kedua yang diadakan oleh Sharia Economic Forum. Aksyar kedua ini bertemakan “Krisis Global Moneter”. Selamat membaca …

Krisis global moneter yang menyerang suatu Negara tidak hanya berdampak buruk bagi Negara tersebut. Apalagi jika Negara tersebut memiliki pengaruh yang kuat terhadap Negara yang lainnya, sebut saja Amerika Serikat. Ketika Negara ini tertimpa krisis tahun 2008 silam, pengaruh yang ditimbulkannya kepada Negara lainpun sangat besar. Negara – Negara yang terkena krisis, dampaknya diibaratkan seperti tergantung berat hewan yang dijatuhkan. Jika dunia ini kebun binatang, Singa mungkin rajanya. Namun, jika berat sudah pasti lebih berat gajah (tolong jangan dibandingkan dengan dinosaurus ya.. hehe). Amerika itu kita ibaratkan sebagai gajah, jika ia jatuh karena krisis. Maka Boooooooommm! Bisa dibayangkan ya dampaknya terhadap Negara lain seperti apa, bisa retak, keropos bahkan hancur.

KETIDAKSEIMBANGAN SEKTOR RIIL DAN NON-RIIL

Krisis ini menyebabkan terjadinya poverty and economic gap, yaitu jurang kesenjangan ekonomi yang begitu meluas sepertinya yang menyerang sektor riil dan non riil. Kesenjangan ini bisa dilihat dari tidak adanya keseimbangan kedua factor yang seharusnya saling berkaitan. Kita menyebutnya distorsi pasar global. Pasar global ini memiliki 2 inti yang telah kita sebut tadi, sektor riil yang termasuk didalamnya pasar barang & jasa, pasar factor produksi seperti lahan dan tenaga kerja serta sektor non riil yaitu pasar keuangan. Sayanganya, keseimbangan ini tidak terjadi disebuah Negara maupun di dunia sehingga mengakibatkan jomplangnya perekonomian kita. Bayangkan saja? Sektor non riil itu memiliki andil sekitar 99% dengan 1% adalah tingkat riilnya. Ibarat wajah ini sih sudah bukan standar dengan cakep yah.. bisa dibilang beauty and the bitch. OMG.. Gak percaya? Kita lihat dari bukti yang telah ditulis Republika (14-03-08), perbedaan sektor non riil tingkat dunia itu 700x lipatnya sektor riil. Sedangkan di Indonesia, tahun 2000, sektor riil RP.1.290 T dengan sektor non riil Rp. 10.913T dan pada tahun 2006, sektor riil Rp. 3.338T dengan sektor non riil 27.764T.  Nah, beauty and the bitch kan….hahaha

INDIKATOR

Indikator GDP dunia pun telah menunjukkan perlambatan ekonomi, tercatat di World Economic Outlook IMF, Dunia tercatat memiliki actual GDP tahun 2010 adalah 6.3% dan pada tahun 2011 sebesar 3.9%. Weo April 2012 (proyeksi World Economic Outlook) pada tahun 2012 adalah 3.6% dan pada tahun 2013 sebesar 4.1%. berdasarkan indicator GDP tersebut bisa dilihat bahwa Indonesia bisa dibilang stabil, actual GDP tahun 2010 6.2% dan 2011 adalah 6.5% walaupun proyeksi World Economic Outlook pada April 2012 adalah 6.1% dan tahun 2013 adalah 6.6%. Kenyataannya pertumbuhan ekonomi kita tahun ini sekitar 6.5%. Yeaaaay! Cukup. Karena pertumbuhan ekonomi itu tidak hanya sekedar angka, tapi masih ada hal lain yang mencakup pertumbuhan tersebut seperti masalah kesenjangan, kemiskinan dan pengangguran adalah hal lain disamping angka yang cukup tinggi itu.
Jika indikator GDP adalah menunjukkan perlambatan ekonomi, maka beban hutang negara akan menghambat pemulihan ekonomi. Mengapa? Karena anggaran yang seharusnya digunakan untuk kegiatan yang lebih produktif akan habis hanya untuk membayar hutang - hutang yang berbunga.

KRISIS EKONOMI

George Soros
Mari kita lihat pada tahun 1997, dimana terjadi krisis moneter di Asia Tenggara. Krisis ini dimulai di Thailand, Malaysia kemudian Indonesia. Penyebabnya adalah kebijakan hutang yang tidak transparan yang dilakukan oleh pemerintah.  Selain itu, nilai mata uang mereka yang menurun drastis karena pembelian semua cadangan dollar dalam jumlah besar oleh George Sorros. Ia adalah speculator terbaik di dunia. Semua cadangan dollar yang dibelinya maka akan menurunkan nilai mata uang di negara tersebut karena jika nilai dollar naik, maka nilai mata uang negara tersebut akan turun curam sekali. Lihat gambar di samping. Ia adalah George Sorros.





PENYEBAB KRISIS

Beda tahun, beda pula penyebab krisisnya. Jika kita lihat tahun 2008, krisis yang terjadi menimpa seekor Gajah yang telah kita sebutkan diatas. Ya, Amerika. Pada tahun 2008, suku bunga KPR turun sehingga terjadi tren perumahan di Amerika. Dimana orang – orang berduyun – duyun untuk membeli rumah sebagai investasi (rumah kedua- bukan untuk rumah tinggal). Sayangnya, dipertengahan jalan, suku bunga kembali naik. Hal ini menyebabkan mereka tidak dapat membayar angsurang yang sedemikian tinggi sehingga terjadilah kredit macet yang menimpa Lembaga Penjamin KPR. Sudah bisa dibayangkan bagaimana kondisi lembaga tersebut, untuk menyelamatkannya, pemerintah mengatasinya dengan membayarkan kredit macet tersebut dengan talangan uang rakyat. Bayangkan? Sudah bayar pajak, digunakan untuk mengatasi hal ini jelas rakyat di Amerika mengamuk dan menggelar demo. Mereka mendatangi Wall Street dan meminta uang mereka untuk dikembalikan. Ini adalah sebagian kecil dari akibat sistem ekonomi kapitalis. Pola pikir kapitalis. Seperti yang tertulis pada terjemahan ayat di bawah ini :

“Telah nyata kerusakan di darat dan di laut, karena ulah tangan manusia supaya kami timpakan kepada mereka akibat dari sebagian perilaku mereka. mudah – mudahan mereka kembali ke jalan Allah” (Q.S Ar-Rum :41)

Nah, sekarang kita lihat apa sih penyebab krisis – krisis tersebut? Jawabannya adalah 3 pilar setan. Pertama adalah interest (bunga), Kedua, Fractional Reserve Requirement (Cadangan Wajib) dan ketiga, Fiat Money (Uang Kertas). Baik, mari kita bahas dari urutan paling akhir ya.

Fiat Money (Uang kertas)
Uang adalah alat pembayaran yang disahkan oleh negara untuk jual beli. Kenapa disebut pilar setan? Dimana letak kesalahannya?
Uang kertas yang kita gunakan sekarang ini hanyalah uang kertas yang tidak didukung atau diback-up oleh emas. Pencetakannya pun dilakukan oleh penguasa dimana nilai instrinsik di dalamnya disamakan dengan nilai ekstrinsiknya yang hanya berupa nilai nominal. Cetakan uang kertas yang berlebihan dan melebihi output riilnya akan menyebabkan inflasi.
Jika kita lihat fungsi uang :
1. Medium of Exchage (alat bayar), mau tidak mau uang kertas sudah jadi alat bayar karena telah disahkan oleh pemerintah.
2. Store of Value (Penyimpan nilai/kekayaan), jelas tidak bisa karena nilai mata uang kertas akan terus turun nilainya. Apalagi di dalamnya sudah tidak ada back up  dari emas, jadi menyimpan nilai bukanlah fungsi uang kertas karena nilainya akan terus turun.
3. Unit of Account (penakar/satuan harga), sebagai satuan harga, uang kertas yang nilai instrinsiknya berbeda dengan nilai ekstrinsiknya tidak dapat menjadi penakar satuan harga.

Fractional Reserve Requirement (Cadangan Wajib)
Ini adalah pencetakan uang yang dilakukan secara maya. Pencetakan ini dilakukan oleh Bank melalui kredit yang diberikan. Efeknya adalah inflasi.

Interest (Bunga)
Bunga adalah price of money or value/biaya dana. Tambahan dana yang tidak jelas asalnya. Ini  adalah ciri pola pikir kapitalis (keserakahan).
Akibat dari adanya rezim bunga, yaitu :
1. Menuntut pertumbuhan ekonomi yang terus menerus
2. Mendorong persaingan diantara pelaku ekonomi
3. Cenderung memposisikan kekayaan pada segelintir orang

Sekarang akan kita lihat titik temu, apabila ketiga pilar setan ini bertemu :
M x V   >  P x Y
M = Supply uang
V = Kecepatan Uang beredar
P = Agregat rata - rata tingkat uang
Y = Output riil barang dan jasa 

Jika ketiganya bertemu, maka adanya ketidakseimbangan antara sektor riil dan non riil. Dimana suplai uang dan kecepatannya beredar akan lebih dari output riilnya sehingga inflasipuntidak terhindarkan. Sedangkan rumus seharusnya adalah  M x V   =  P x Y. Inilah penyebab krisis yang terjadi selama ini.

SEJARAH KEUANGAN DUNIA

Sekilas, kita akan memahami sejarah keuangan dunia. Dimana sejarah ini akan memperlihatkan kita pergantian sistem keuangan mulai dari sistem barter, emas hingga menjadi uang kertas.
Sistem barter adalah sistem yang pertama kali dipergunakan oleh orang – orang terdahulu untuk melakukan transaksi dalam memenuhi kebutuhan.  Sayangnya, sistem ini tidak bertahan lama karena memiliki beberapa kelemahan seperti mencari nilai yang sama yang terdapat pada barang yang ditukar hingga sulitnya menemukan orang yang menginginkan barang yang dicari.

Ketika zaman beralih menuju sistem koin emas. Orang – orang menitipkan koin emas mereka kepada pihak yang terpercaya dan mengeluarkan bukti tertulis sebagai tanda bukti kepemilikan emas. Tanda bukti inilah yang menjadi alat untuk transaksi agar mereka dapat dengan mudah menyimpan emas dan tidak repot membawanya kemana – mana.


Periode Antara Perang Dunia I – Perang Dunia II, Karena luasnya medan perang, Negara – negara yang terlibat di dalamnya harus menguras kantong mereka demi membeli peralatan perang yang didistribusikan oleh Amerika. Jadi wajar kalau Amerika adalah pemilik 2/3 emas yang ada di seluruh dunia. Setelah berakhirnya perang dunia pertama semua negara terlibat didalamnya mengalami kekacauan ekonomi. Tapi ada dua negara yang kembali stabil, yaitu Inggris dan Prancis. Hal ini dikarenakan mereka kembali ke sistem emas. J

Richard Nixon
Pada tahun 1944, diadakan sebuah perjanjian yang dikenal dengan perjanjian Bretton Woods. Perjanjian ini diadakan di bretton woods yang isi perjanjian di dalamnya adalah Emas yang digunakan di back-up oleh dollar kemudian baru mata uang suatu negara. Contohnya seperti ini : Emas – Dollar – Rupiah. Pada periode ketiga, tahun 1971 terjadilah masa penghapusan emas sebagai back up dollar. Richard Nixon menghentikan transaksi sistem moneter Internasional yang bersandar pada standar pertukaran dengan emas, yaitu pada tanggal 15 Agustus 1971. Secara sepihak, ia mengumumkan bahwa periode pertukaran dengan emas telah berakhir dan konversi dollar dengan emas diberhentikan. Tujuannya adalah menghindarkan negara dari krisis dan mengedepankan Dollar sebagai mata uang dunia. Jadi, tujuan yang mana yang tercapai? Hanya tujuan kedua, yaitu mengedepankan Dollar sebagai mata uang dunia.

DAMPAK

Ketidakhadiran emas justru menimbulkan krisis hutang. Tujuan yang awalnya adalah menghindarkan krisis justru menghadirkan krisis. lihat tabel di bawah ini :
Tahun
Krisis Hutang
1982
Krisis hutang di Mexico yang menyeret Argentina, Brazil dan Venezuela
1987
Krisis di USA : 36 Bank ditutup
1994
Krisis di Mexico kembali terjadi
1997
Krisis keuangan di Asia Tenggara : Thailand, Malaysia kemudian Indonesia
1998
Krisis di Rusia, jatuhnya nilai Rubel akibat Spekulasi
1999
Krisis Keuangan di Brazil dan Argentina

Seiring dengan krisis yang tidak pernah surut hingga tahun ini seperti krisis terparah pada 2008 dan 2011 serta terjadinya persaingan dengan Euro yang tak terelakkan. Maka era keemasan Dollar telah berakhir..
Fakta – fakta yang disebutkan diatas dapat kita pelajari bahwa sistem ekonomi yang dapat menimbulkan krisis jelas tidak dapat mengatasi krisis. Langkah – langkah yang ditawarkan oleh sistem ekonomi tersebut adalah solusi jangka pendek dan sistem ekonomi tersebut memperbolehkan segala sesuatu yang dilarang dalam agama manapun.

SOLUSI KRISIS

ADA? Jelas ada. Sekarang ini, Dunia memperhatikan sistem ekonomi yang sudah ada sejak zaman Rasulullah SAW. Bukan karena sedang naik daun, sedang tren atau alternative saja. Bukan. Mereka sudah kapok, sudah trauma dengan sistem ekonomi kapitalis yang mereka gunakan. Mereka pun sudah mengakui keunggulan sistem ekonomi yang sudah ada sejak zaman Rasulullah tersebut. Dimana masa keemasan Emas tengah berjaya hingga akhirnya dihapuskan. Ya, Islamic Economic System.

Sistem ini bersifat sangat universal. Bukan hanya agama islam saja, tetapi agama apapun. Kini sistem ekonomi ini membutuhkan sekali banyak sumber daya manusia untuk dikerahkan di sistem ini. bagaimana tidak? Negara – negara maju seperti inggris pun sudah mulai beralih. Yah, walaupun masih ada negara islamphobia. Itu hak mereka yah… tapi pejabat tingginya saja mengakui bahwa Islamic economic system will win.. J  Sifatnya yang universal ini bisa dibuktikan dari ajaran – ajaran di dalamnya yaitu salah satunya adalah menentang adanya riba. Teori plato dan aristoteles saja menentang riba, kitab – kitab agama lain pun menentang riba kok, bukan hanya islam. Nanti saya akan posting kitab – kitab mana saja yang menentang adanya riba ya.. Nah, anda tau vatikan? Vatikan itu sangat mendukung sistem ekonomi islam. Coba searching ^^ dan Oxford University saja sudah memiliki jurusan perbankan dan keuangan islam. Ini artinya sistem ini diakui dunia toh J universal kan? J

Dasar adanya Islamic economic system ini adalah Al – Qur’an dan As –sunnah dimana ada lebih dari 700 ayat mengatur tentang sistem perekonomian.  Satu ayatnya yang membahas riba adalah..

“…Riba itu tidak menambah pada sisi Allah..” QS. Ar – Ruum : 39

Di dalam sumber – sumber ini jelas tertulis larangan dalam sistem perekonomian, yaitu MAGHRIB (Maisyir atau spekulasi, Aniaya atau zhalim, Gharar atau tidak jelas, Haram, Riba, Iktinas atau penimbunan uang, dan Bathil atau tidak memenuhi rukun dan syarat). Jika larangan ini dilaksanakan maka akan tercapainya kemenangan dalam sistem ekonomi islam ini.


Dea
 

DreamCatcher Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez