
Tidak pernah melihat orang sekeras itu
Segigih itu, sekuat itu
Menyayangi dan menyakiti
Bagai sesuatu tak memiliki hati
Dipikirnya bak mawar
Indah dan berduri
Nyatanya memang penuh duri
Tak seindah mawar yang mekar
Indah dan berduri
Nyatanya memang penuh duri
Tak seindah mawar yang mekar
Untuk apa dipetik
Lalu dipatahkan...
Ditanam kembali
Di tanah yang tandus
Lalu dipatahkan...
Ditanam kembali
Di tanah yang tandus
Mawar tak akan pernah mekar
Kembali hidup setelah patah
Dalam tandusnya tanah
Percuma, tidak akan berakar
Kembali hidup setelah patah
Dalam tandusnya tanah
Percuma, tidak akan berakar
Kenapa tidak kau tinggalkan saja
Ia sudah mekar
Pada tanah gembur
Tak berpenghuni
Indah dan berduri
Pada tanah gembur
Tak berpenghuni
Indah dan berduri
0 comments on "Mawar"
Post a Comment
Poskan komentar