Monday, November 24, 2014

Ya Saudariku, Cinta itu...

Posted by Unknown at 9:10 AM 0 comments
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Selamat Pagi, Saudari-saudariku sayang ...
Semoga kita selalu dalam keadaan sehat dan dilindungi Allah Subhanahu Wa Ta'ala..
Ini nih, ada video yang bagus, menarik, singkat, dan tanpa panjang lebar.
Mencoba untuk kembali mendekatkan kita pada Sang Khaliq.
Menjadi seorang muslimah yang dirindu surga.


Saudariku..
Wanita itu cantik, tanpa terkecuali.
Dan setan menjadikan kita indah ketika kita keluar dari rumah
Jaga dirimu dengan berhijab ya...
Cukup indahnya dirimu menjadi untuk suamimu nanti
Cantikmu tidak akan pudar, jika itu berasal dari hati
Karena tua adalah pilihan pasti
Ia akan datang suatu hari nanti

Saudariku....
Cinta adalah anugrah
Sesuatu yang harus dijaga
Bukan tergesa gesa
Atau mungkin ia adalah nafsu belaka

Saudariku.....
Cinta itu indah ketika ia berlabuh
Bukan pada waktu dan tempat yang salah
Karena tidak masalah,
Ketika raga tetap jauh

Ketika engkau mencinta,
Dunia tidak pernah cukup untuk bersama

Perpisahan tidak pernah terjadi di dunia
Perpisahan terjadi,
Ketika salah satu diantara kita tidak bertemu di Surga

Aku mencintaimu karena Allah,
Semoga Allah mengumpulkan kita semua di surgaNya, 
Aamiin



Sunday, November 9, 2014

Pengambilan Keputusan Dalam Kondisi Pasti

Posted by Unknown at 10:08 PM 0 comments

Pengambilan keputusan adalah sebuah proses menentukan sebuah pilihan dari berbagai alternatif pilihan yang tersedia. Seseorang terkadang dihadapkan pada suatu keadaan dimana ia harus menentukan pilihan (keputusan) dari berbagai alternatif yang ada. Pada umumnya, suatu keputusan dibuat dalam rangka untuk memecahkan permasalahan atau persoalan (problem solving). Dan setiap keputusan yang dibuat pasti ada tujuan yang hendak dicapai. Ada empat kategori dalam pengambilan keputusan, yaitu:

a. Pengambilan keputusan dalam kondisi pasti (certainty),

b. Pengambilan keputusan dalam kondisi resiko (risk),

c. Pengambilan keputusan dalam kondisi tidak pasti (uncertainty) dan

d. Pengambilan keputusan dalam kondisi konflik (conflict).

Namun dari keempat kategori pengambilan keputusan tersebut, kami hanya akan membahas tentang pengambilan keputusan  dalam kondisi pasti (certainty) sesuai dengan tugas presentasi yang diberikan oleh dosen mata kuliah teori pengambilan keputusan.

B.    Pengambilan Keputusan  dalam Kondisi Pasti (certainty)

Pasti artinya semua informasi yang diperlukan oleh pihak pengambil keputusan telah tersedia secara menyeluruh. Kepastian adalah kondisi tentang adanya informasi yang akurat, dapat diukur, dan dapat diandalkan tentang hasil dari berbagai alternatif yang sedang dipertimbangkan.

Pengambilan keputusan dalam kondisi pasti (certainty) yaitu pengambilan keputusan dimana berlangsung hal-hal :

1.       Alternatif yang dipilih hanya memiliki satu konsekuensi/jawaban/hasil. Ini berarti dari setiap alternatif tindakan tersebut dapat ditentukan dengan pasti.

2.       Keputusan yang diambil didukung oleh informasi/data yang lengkap sehingga dapat diramalkan secara akurat hasil dari setiap tindakan yang dilakukan.

3.       Dalam kondisi ini, pengambil keputusan secara pasti mengetahui apa yang akan terjadi dimasa yang akan datang.

4.       Biasanya selalu dihubungkan dengan keputusan yang menyangkut masalah rutin, karena kejadian tertentu dimasa yang akan datang dijamin terjadi.

5.       Pengambilan keputusan seperti ini dapat ditemui dalam kasus/model yang bersifat deterministik.

6.       Teknik penyelesaiannya/pemecahannya biasanya menggunakan antara lain, teknik pemrograman linear, analisis jaringan dan teori antrian.

Apabila semua informasi yang diperlukan untuk mengambil keputusan telah lengkap, maka keputusan dikatakan dalam keadaan yang pasti. Sehingga kita dapat meramalkan secara tepat hasil dari tindakan (action). Misalnya, dalam persoalan linear programming kita dapat mengetahui berapa jumlah keuntungan (profit) maksimum yang bisa diperoleh setelah kita mengetahui persediaan setiap jenis bahan dan kebutuhan input bagi masing-masing jenis produk.

Dalam kehidupan sehari-hari, banyak sekali pengambilan keputusan dalam kondisi pasti. Kita tahu dengan pasti arah untuk berangkat ke kampus, restoran favorit, atau obat yang mujarab. Hal-hal semacam itu sudah rutin kita laksanakan sehingga tidak perlu pemikiran yang mendalam.

C.    Teknik Penyelesaian Pengambilan Keputusan dalam Kondisi Pasti

Beberapa teknik penyelesaian pengambilan keputusan kondisi pastidiantaranya adalah Linear Programming, Analisis Jaringan dan Teori Antrian.

1.     Linear Programming atau Pemrograman Linier

Adalah metode matematik dalam mengalokasikan sumber daya yang terbatas untuk mencapai suatu tujuan seperti memaksimumkan keuntungan dan meminimumkan biaya. Linear programming banyak diterapkan dalam masalah ekonomi, industri, militer, sosial dan lain-lain. LP berkaitan dengan penjelasan suatu kasus dalam dunia nyata sebagai suatu model matematik yang terdiri dari sebuah fungsi tujuan linier dengan beberapa kendala linier (Siringoringo, 2005).

Dalam model LP dikenal dua macam fungsi, yaitu fungsi tujuan (objective function) dan fungsi-fungsi batasan (constraint function). Fungsi tujuan adalah fungsi yang menggambarkan tujuan atau sasaran di dalam permasalahan LP yang berkaitan dengan pengaturan secara optimal sumber daya-sumber daya, untuk memperoleh keuntungan maksimal dan memperoleh biaya minimal. Sedang fungsi batasan merupakan bentuk penyajian secara matematis batasn-batasan kapasitas yang tersedia yang akan dialokasikan secara optimal ke berbagai kegiatan.

Asumsi dasar dalam linear programing yaitu :

1.     Proportionality, dimana naik turunnya nilai Z (tujuan) dan penggunaan sumber daya akan berubah secara sebanding dengan perubahan tingkat kegiatannya.

Contoh : Z = C1X1 + X2C2 + ...........+ CnXn

 Penambahan 1 unit X1 akan menaikkan nilai Z sebesar C1, dan seterusnya

2.     Additivity, dimana nilai tujuan tiap kegiatan tidak saling mempengaruhi atau kenaikan dari nilai Z yang diakibatkan oleh  kenaikan suatu kegiatan dapat ditambahkan tanpa mempengaruhi bagian nilai Z yang diperoleh dari kegiatan lainnya.

3.     Divisibility, dimana output yang dihasilkan oleh setiap kegiatan dapat berupa bilangan pecahan.

4.     Deterministic, dimana semua parameter yang terdapat dalam linier programing dapat diperkirakan dengan pasti, meskipun jarang tepat.

Contoh Kasus

Perusahaan sepatu IDEAL berencana memproduksi 2 macam sepatu, yakni sepatu merek NIKE dengan sol terbuat dari karet, serta sepatu merek ADIDAS dengan sol terbuat dari kulit. Untuk membuat sepatu-sepatu tersebut perusahaan dihadapkan dengan berbagai kendala/batasan, yang salah satunya adalah : perusahaan hanya dapat menggunakan 3 macam mesin yang hanya berjumlah 1 buah untuk setiap jenisnya. Mesin A khusus membuat sol dari karet, mesin B khusus membuat sol dari kulit, sedangkan mesin C membuat dan melakukan assembling bagian atas dengan sol. Jam kerja maksimum dari ketiga mesin tersebut berturut-turut adalah Mesin A = 8 jam, mesin B = 15 jam, dan mesin C = 30 jam.

Setiap lusin sepatu NIKE mula-mula dikerjakan oleh mesin A selama 2 jam, kemudian tanpa melalui mesin B terus dikerjakan di mesin C selama 6 jam. Sedangkan untuk sepatu dengan merk ADIDAS, tidak diproses oleh mesin A, tetapi pertama kali dikerjakan di mesin B selama 3 jam dan kemudian langsung di mesin C selama 5 jam.

Pihak perusahaan mengharapkan bahwa setiap lusin sepatu NIKE dapat memberikan kontribusi keuntungan sebesar Rp 300.000,- dan Rp 500.000,- untuk setiap lusin sepatu merk ADIDAS.

Permasalahan : Berapa lusinkah sepatu merk NIKE dan ADIDAS harus diproduksi oleh perusahaan IDEAL, agar dapat diperoleh hasil yang optimal (keuntungan yang maksimal)?

Jawab : Untuk menyelesaikan kasus di atas dengan menggunakan metode grafik, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

Pada prinsipnya setiap titik dalam daerah feasible akan memberikan keuntungan bagi perusahaan ( kecuali satu tutik, yakni titik 0 ). Namun demikian dari semua titik tersebut, nilai Z akan semakin tinggi apabila makin jauh dari titik origin ( 0 ). Oleh karena itu sebaiknya hanya membandingkan titik-titik yang ada di sudut-sudut daerah feasible tersebut.

Pada titik O ( 0,0 ) Nilai Z = 3 ( 0 ) + 5 ( 0 ) = 0

Pada titik A ( 4, 0 )  atau X1 = 4 dan X2 = 0 Nilai Z = 3 ( 4 ) + 5 ( 0 ) = 12

Pada titik B ( 4, …..) atau X1 = 4 dan X2 belum diketahui …

Karena titik B merupakan perpotongan antara fungsi batasan 1 dan batasan 3, maka untuk mendapatkan nilai X2, nilai X1 = 4 tersebut dapat dimasukkan ke fungsi batasan 3, yakni :

6 ( 4 ) + 5X2 = 30

           5  X2 = 30 – 24

              X 2 = 6/5, sehingga koordinat titik B adalah ( 4, 6/5 )

Nilai Z = 3 ( 4 ) + 5 ( 6/5 ) = 18

Pada titik C ( ……, 5 ) atau X1 = belum diketahui dan X2 = 5

Karena titik B merupakan perpotongan antara fungsi batasan 2 dan batasan 3, maka untuk mendapatkan nilai X1, nilai X2 = 5 tersebut dapat dimasukkan ke fungsi batasan 3, yakni

6X1 + 5 ( 5 ) = 30

         6 X 1 = 30 – 25

           X  1 = 5/6, sehingga koordinat titik C adalah ( 5/6, 5 )

Nilai Z = 3 ( 5/6 ) + 5 ( 5 ) = 27, 5

Pada titik D ( 0, 5 ) atau X1 = 0 dan X2 = 5 Nilai Z = 3 ( 0 ) + 5 ( 5 ) = 25

Kesimpulan : Dari kelima titik 9 A, B, C, D, dan O ) yang dibandingkan ternya titik C-lah yang memberikan hasil paling besar yakni 27,5. Oleh karena itu perusahaan akan mendapatkan keuntungan yang maksimal sebesar Rp 2.750.000,- apabila mampu memproduksi sepatu dengan sol karet ( X1 ) sebanyak 5/6 lusin dan sepatu dengan sol kulit sebanyak 5 lusin.

2  2.     Analisis Jaringan

Secara umum dapat dikatakan bahwa analisis jaringan digunakan untuk membantu menyelesaikan masalah-masalah yang muncul dari serangkaian pekerjaan. Masalah- masalah yang dimaksud antara lain adalah :

a. Waktu penyelesaian dari serangkaian pekerjaan tersebut.

b. Biaya yang harus dikeluarkan untuk melaksanakan serangkaian pekerjaan tersebut.

c. Waktu menganggur yang terjadi di setiap pekerjaan.

Analisis jaringan ini pertama kali dikembangkan oleh perusahaan jasa konsultan manajemen Boaz, Allen dan Hamilton yang dibuat untuk keperluan perusahaan pesawat terbang Lockhead. Metode yang biasanya digunakan sering disebut dengan PERT yang merupakan singkatan dari Program Evaluation and Review Technique.

Beberapa contoh serangkaian pekerjaan yang dapat diselesaikan dengan analisis jaringan antara lain adalah serangkaian pekerjaan produksi, serangkaian pekerjaan membangun gedung, serangkaian pekerjaan mengganti mesin yang rusak dll.

Istilah – istilah dalam analisis jaringan antara lain adalah :

·       Aktivitas, adalah suatu pekerjaan yang membutuhkan pengorbanan sumberdaya (waktu, tenaga, biaya). Aktivitas ini biasanya disimbolkan dengan anak panah.

·       Kejadian, adalah permulaan atau akhir dari sebuah aktivitas, dan disimbolkan dengan sebuah lingkaran.

·       Jalur kritis adalah sebuah jalur yang waktu penyelesaian serangkaian pekerjaannya paling besar/panjang.

Beberapa hal yang penting dalam analisis jaringan adalah :

1.     Sebelum suatu aktivitas dimulai, semua aktivitas yang mendahuluinya (yang menjadi syarat) harus sudah selesai dikerjakan terlebih dahulu.

2.     Anak panah yang menjadi simbol sebuah aktivitas hanya menunjukkan arah dan urutan kejadian, jadi panjang pendek dan bentuknya tidak akan memberi pengaruh apapun.

3.     Lingkaran, yang merupakan simbol dari kejadian, diberi nomor sedemikian rupa sehingga tidak memiliki nomor yang sama dan sebaiknya berurutan, sehingga dapat menggambarkan urutan kejadian. Biasanya nomor yang lebih kecil diletakkan di kejadian awal (permulaan anak panah).

4.     Dua buah kejadian (lingkaran) hanya dapat dihubungkan dengan satu anak panah.

5.     Sebuah rangkaian pekerjaan hanya dapat dimulai dan diakhiri dengan sebuah kejadian (lingkaran).

Contoh Kasus

Sebuah perusahaan MAJU TERUS sedang menghadapi masalah dengan kerusakan mesin produksinya berencana mengganti mesin yang rusak tersebut. Setelah dialakukan identifikasi, serangkaian kegiatan yang diperlukan dalam rangka penggantian mesin yang rusak  tersebut adalah seperti terlihat pada tabel berikut ini.

Kegiatan

Keterangan

Kegiatan yang Mendahului

Waktu yang Dibutuhkan

A

Merencanakan

-

10 hari

B

Memesan mesin baru

A

2 hari

C

Menyiapkan mesin

B

8 hari

D

Pesan material rangka mesin

A

4 hari

E

Membuat rangka

D

3 hari

F

Finishing rangka

E

1 hari

G

Memasang mesin pada rangka

C, F

5 hari

Dari masalah perusahaan di atas, berapakah waktu optimal yang diperlukan untuk menyelesaikan serangkaian pekerjaan penggantian mesin tersebut?

Jawab :

Langkah pertama adalah menggambarkan serangkaian pekerjaan tersebut sesuai dengan urutan waktu pekerjaan yang ada dalam tabel.

 

                        B2                                 C8                                     G5

                    A 10            

                                    D4                                         F1     

                                                                E3        

Langkah kedua adalah mencari nilai Earliest Finish Time (EF)      dari depan ke belakang, dan nilai Latest Finish Time (LF)      dari belakang ke depan dari setiap kejadian (lingkaran), dengan hasil seperti gambar berikut :               

           

                        B2                             C8                                      G5

                    A 10              

                   D4                                             F1     

                                                                 E3        

Dari gambar di atas dapat disimpulkan bahwa :

a.      Jalur kritis dari rangkaian kegiatan di atas adalah jalur 1, 2, 3, 6, dan 7, atau jalur yang memiliki nilai EF dan LF yang sama.

b.     Dengan jalur kritis tersebut, paling cepat, rangkaian pekerjaan penggantian mesin tersebut baru akan selesai pada hari ke-25.

c.      Untuk kejadian 6, meskipun jalur bawah (1, 2, 4, 5, dan 6) sudah selesai pada hari ke 18, namun pekerjaan g tidak dapat dilakukan karena untuk melakukannya menunggu pekerjaan c selesai lebih dahulu, dan pekerjaan c baru akan selesai pada hari    ke-20. Karena itu pekerjaan g baru dapat dimulai setelah hari ke-20.

3.     Teori Antrian

Teori antrian diciptakan oleh A.K. Erlang pada tahun 1909 yang pada saat itu mempelajari fluktuasi permintaan fasilitas telepon dan keterlambatan pelayanannya. Teori antrian dirancang untuk memperkirakan berapa banyak langganan menunggu dalam suatu garis antrian, kepanjangan garis tunggu, seberapa sibuk fasilitas pelayanan dan apa yang terjadi bila waktu pelayanan atau pola kedatangan berubah.

Biasanya antrian terlihat setiap harinya pada :

·       Deretan mobil yang mengantri untuk mengambil tiket atau membayar jalan tol

·       Antrian pengambilan DNU dan DNS mahasiswa gunadarma di loket BAAK

·       Antian penonton yang ingin membeli karcis bioskop

·       Menunggu pesanan pada suatu restoran

·       Kedatangan kapal di suatu pelabuhan

Sistem antrian terdiri dari sistem pelayanan komersil, sistem pelayanan bisnis industri, sistem pelayanan transportasi dan sistem pelayanan sosial.

Contoh Kasus

Tingkat kedatangan pelanggan “Michael Studio” adalah 66 orang per jam mengikuti distribusi poisson dengan tingkat pelayanan sebesar 88 orang per jam. Maka tentukanlah :

a)     Tingkat kegunaan.

b)     Jumlah pelanggan rata-rata dalam sistem.

c)     Jumlah pelanggan rata-rata dalam antrian.

d)     Waktu rata – rata dalam sistem.

e)     Waktu rata – rata dalam antrian.

f)      Probabilitas adanya pelanggan ke-4 dalam sistem.

g)     Probabilitas adanya 7pelanggan dalam sistem.

h)     Buatlah analisisnya.

Jawab :

Diketahui : λ = 66 orang/jam

      µ = 88 orang/jam

a)     Tingkat kegunaan (U) =   λ     =  66  = 0,75  “efektif”

µ         88

Bahwa pegawai “Michael Studio” akan sibuk melayani pelanggan selama 75% dari waktunya,sedangkan 25% (1-p) menganggur.

b)     Jumlah pelanggan rata-rata dalam sistem

  

Angka 3 menunjukkan bahwa pegawai dapat mengharapkan 3 pelanggan yang berada dalam sistem.

c)     Jumlah pelanggan rata – rata dalam antrian

Jadi, pelanggan yang menunggu untuk dilayani dalam antrian sebanyak 2 pelanggan.

d)     Waktu rata – rata dalam sistem

Jadi, waktu rata – rata pelanggan menunggu dalam sistem selama 2,7 menit.

e)     Waktu rata – rata dalam antrian

Jadi, waktu rata – rata pelanggan menunggu dalam antrian selama 2,04 menit.

f)      Probabilitas adanya pelanggan ke 4 dalam sistem

Jadi, probabilitas adanya pelanggan ke 4 dalam sistem adalah 0,079.

g)     Probabilitas adanya 7 pelanggan dalam sistem

Jadi, probabilitas adanya 7 pelanggan sistem adalah 0,89889.

# Sumber :

http://nrisdiani.blogspot.com/2012/03/14teknik-pengambilan-keputusan.html

http://annisadwinuri.blogspot.com/2013/05/pengambilan-keputusan-dalam-org

Buku Riset Operasional karangan Drs. Pangesty Subagyo, MBA, dkk.

rogayah.staff.gunadarma.ac.id/.../pengambilan+keputusan+dalam+kondi...

Sunday, October 19, 2014

Hanya Tinggal Berusaha

Posted by Unknown at 4:33 PM 0 comments

Allah menciptakan semua makhluknya sama.
Lemah tak berdaya pada awalnya.
Tidak ada yg lebih hebat dan lebih kuat.

Semua orang pasti pernah melalui titik nol.
Titik jenuh. Atau kembali pada titik nol.
Namun, selalu ada grafik yang meningkat atau menurun di kuadran negatif jika sudah di titik nol.

Setiap orang, pasti pernah merasakan menjadi sebuah roda
Begitu ringan ketika di atas
Atau begitu berat ketika merasakan beban tumpuan

Jelas, setiap orang pernah merasakan kebahagiaan
Dan katanya penderitaan
Namun, tidak tepat rasanya jika posisi tidak menyenangkan menyenangkan itu disebut penderitaan
Hiperbola

Dari posisi itu, kekuatan demi kekuatan tercipta
Kemampuan demi kemampuan terasah
Saya rasa Allah tahu betul kemampuan hambaNya
Tidak pernah tergencat terlalu keras
Atau terlalu lembek

Cuma satu, berusaha
Allah tahu betul menempatkan kemudahan setelah kesulitan
Allah tahu betul menempatkan jawaban setelah pertanyaan
Allah tahu betul menempatkan khalifahnya di muka bumi

Seperti yang dikatakan oleh malaikat,
Mengapa Allah menempatkan orang orang yg suka berbuat kerusakan di muka bumi ini sebagai khalifah?
Allah yang Maha Menciptakan, hanya Ia yang tahu betul apa maksud di balik semua ini

Begitu pula semua posisi tidak menyenangkan
Posisi tidak mengenakan
Posisi yang tidak berpihakmu
Posisi yang belum kau dapatkan jawabannya

Saya yakin, Allah punya maksud dari semua ini
Hanya tinggal berusaha, berusaha, berusaha
Allah punya kemudahan, jawaban, dan pelajaran
Untuk Kami para khalifah di bumi
Aamiin.

Semangat Dey!!!

Thursday, October 16, 2014

Allah. Engkau Maha Mengetahui

Posted by Unknown at 10:08 PM 0 comments

Allah. Engkau Maha Mengetahui...

Apa apa yang ada di dalam hati ini..
Tidak terucap, tapi tersirat.
Begitu besar hingga tak memiliki limit
Merajut mimpi menjadi impian

Tak akan lagi kukatakan
Kusebutkan
Pada lisan yg bisa berucap
Tanpa janji yang hanya dapat Engkau takdirkan

Biarlah, rencana ini hanya milik kita
Milik Aku dan Engkau, ya Allah ..
Biarlah pembicaraan rahasia itu
Tak lagi disadap siapapun

Aku pun hanya bisa berusaha ..
Mendekat padaMu.
Hingga rencana kita itu bisa diwujudkan
Aku terlalu dan sangat percaya padaMu..

Hanya engkau,
Tempat rencana dan impianku berlabuh.
Hanya Engkau yg mengetahui apa yg ada dalam hati ini.

Berhijab itu WAJIB lho

Posted by Unknown at 10:53 AM 0 comments

Saya hanyalah seorang manusia biasa, seorang wanita yang sayaaaaaaang sekali dengan saudari sesama muslim apalagi yang belum berhijab. Rasanya miris, sakit, gelisah, campur aduk rasanya.

Sebagian besar saudari sesama muslim kita belum berhijab karena beberapa alasan. Alasannya pun bukan karena faktor ketidakmampuan dalam membeli hijab yg harganya justru ndak semahal anggaran pulsa sebulan mereka. Sangat disayangkan, saudariku....
Ada pula yang beralasan karena faktor tidak tahu, dan sekarang engkau sudah tau bahwa berhijab itu WAJIB. Maka, jika sudah tahu, kamu sudah bertanggungjawab atas dosa jika kamu masih lalai.

Saudariku, WAJIBnya berhijab disini bukan fatwa pribadi ataupun pendapat sementara, ini adalah hukum yang sudah Allah tetapkan. Salah satunya dalam surah Al Ahzab ayat 59.

Allah Ta’ala berfirman,‏
“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Allah memiliki banyak sekali tujuan dan manfaat berhijab bagi wanita. Tidak mungkin, Allah menyuruh sesuatu yg sifatnya wajib dan semuanya tanpa alasan. Saya percaya betul, apa apa yg Allah tetapkan memiliki manfaat utk kita di dunia ini.
Allah yang Maha Menciptakan pasti sudah mengetahui betul seluk beluk dan kodrat kita sebagai wanita, semua hal tentang wanita tertulis lengkap manfaat dan bahayanya bila kita tidak menjadi wanita yang sesungguhnya.

Wanita sesungguhnya?
Maksudnya adalah wanita yg tuntunan hidupnya mengikuti apa yang diperintahkan Allah dan Rasulullah. Al qur'an, hadist, dan pendapat ulama serta kondisi lingkungan sosial yang mendukung kita utk berhijab di zaman ini justru harusnya membuat kita semakin bersemangat menjemput hidayah. Karena hidayah itu dijemput, bukan ditunggu saja.
Jemputlah dengan cara yang baik.. ikutilah apa yang diwajibkan, dilarang, dan dianjurkan.

Tunggu apa lagi?
Mau cari alasan apalagi utk belum berhijab? Tunggu hatinya siap. Darimana hati siap jika keinginan berhijab saja tidak ditunaikan?
Hati menjadi siap ketika kita berusaha menyiapkan hati untuk memulai berhijab.
Kadang, saya suka sedih ketika saudara semuslim bilang belum berhijab karena alasannya mencari esensinya bukan mau ikut ikutan.
Nah, kan hukumnya wajib, kenapa harus cari esensi lagi,  kan esensinya ya wajib dikenakan. Sami'na wa ato'na. Kami dengar dan kami taat.
Gak usah nanya kenapa kenapa?
Kalau masih gak percaya, coba cari banyak kasus perkosaan, pelecehan banyak terjadi pada korban yg berhijab atau tidak?
Jangan sampai, berhijab gak mau, kasus dimana mana, UU aborsi dilegalkan, lalu bertanya bagaimana islam menyikapi ini?

Harusnya berhijab dulu, jaga diri, kalau aturannya sudah diikuti baru tanya dan rasakan  nikmatnya dijaga sama Allah Subhanahu Wa Ta'ala :)
.... Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al Ahzab : 59)

Saudariku, hijab tidak akan pernah menutupi kecantikanmu. Engkau akan tetap cantik sampai kapanpun, dan hijabmu justru menambah kecantikanmu, tidak hanya di sisi manusia. Berhijablah karena Allah, Ukhti..

Uhibbukum Fillah wa Lillah :)

@darinhijab

Sunday, August 31, 2014

One hour in dream

Posted by Unknown at 6:36 PM 1 comments
Ketika adzan subuh berkumandang, mata saya mengerjap beberapa kali. Rasa kantuk masih menghampiri setelah saya tertidur 1 jam sebelumnya. Namun, saya bersegera bangun. Dengan perasaan sedih dan sambil menangis, saya mencuci muka dan mengambil wudhu.
Saya rasa, saya homesick. Saya tidak begitu ingat mimpi yang mendatangi di waktu saya terlelap. Tapi yang saya ingat, saya merindukan mama. Dan saya begitu merindukannya, wajahnya, bicaranya, bahkan omelannya. Saya rindu ayah dan adik-adik saya. Saya rindu berkumpul kembali.
1 jam di waktu terlelap sepertinya menguras air mata saya. Saya masih menangis dan rasanya masih tertinggal hingga sekarang. I miss you, Mom.

Thursday, August 28, 2014

Thanks

Posted by Unknown at 2:23 AM 1 comments

Thanks... Thanks.. Thanks..

Yang tau tanpa harus diceritakan
Yang mengerti tanpa harus diminta
Yang persis seperti cermin
Yang paham tidak menyakiti hati
But i know, nobody's perfect.
Begitu pula saya...
Saya tidak akan menuntut kesempurnaan. Karena saya pun tidak sempurna.
Saya hanya bisa melakukan yang terbaik...
Berusaha sebaik mungkin untuk rasa terimakasih ini...
Allah..
Maybe it is always meant for do?
Wallahu'alam...
I'll give my best to Allah..
And may Allah create a perfect story line.

Titip salam

Posted by Unknown at 2:12 AM 0 comments

Ketika tulisan ini terbit, kereta Progo, ekonomi AC baru saja meninggalkan stasiun Cirebon. Hari ini, perjalanan ala backpacker ke Jogjakarta dimulai.
Kalau boleh cerita sedikit nih, harapannya mau sekali naik gunung. Beberapa teman sudah mengajak naik gunung dari gunung gede, papandayan hingga cikuray. Tapi apa daya, anak gadis yang belum diijinkan dibawa jauh oleh orang lain *cie* akhirnya hanya bisa jalan jalan atas nama keluarga atau kampus. Ahahaha
Terakhir kali perjalanan jauh saya waktu mengikuti temu ilmiah nasional di Malang. Itupun penuh dengan pertumpahan darah hahahaha engga ding, maksudnya butuh perdebatan panjang dan alot seperti debat calon presiden kemarin. Ah jangan bahas presiden dulu kayanya. Saya masih mau refreshing. hehehe
Ada rasa ingin sekali naik gunung lagi atau sekedar tracking, menyapa hutan belantara dari dekat atau menatap awan dari dekat. Memang yang belum kesampean sih melihat gerombolan awan yang saling berkejaran di bawah kaki. Waaaah.. Belum pernah lihat lautan awan dari atas puncak gunung :(
Hari ini pun, kakak saya di SEF sedang menuju Mahameru dan lagi lagi, saya hanya bisa titip salam pada awan. Mungkin suatu saat, saya bisa menyapa mereka langsung, sedekat yang saya bisa. :-)

Ja mata ne, sora!

Tuesday, August 26, 2014

Menanti September Datang

Posted by Unknown at 7:39 PM 0 comments

Beberapa hari lagi, september datang. Saya sangat menantikan september datang!!! Yeeay..
September nanti, di awal bulan, saya akan sidang Penulisan Ilmiah. Doakan yaa... Selain itu, saya juga bersemangat sekali dengan hobi lama yang akan bersemi kembali, menjahit!!! Yeay!
Saya suka sekali menjahit. Tapi keterampilan saya baru sekedar menjahit dengan tangan atau manual. Bulan september nanti, saya akan mulai belajar menjahit dengan mesin. Pengajarnya yaitu mamanya teman saya, Elisa.
Pertemuan saya dengan Elisa membuahkan pemikiran untuk membuat sebuah workshop atau pelatihan (doakan bisa dibuat untuk umum ya.. Aamiin), mama elisa yang notabene penjahit ini ingin anaknya juga belajar menjahit. Tapi elisa belum bersemangat karena belum punya teman yang suka menjahit. Akhirnya, Allah mempertemukan kami. Alhamdulillah :)
Kami bersemangat untuk memulai ini!
InsyaAllah. Jika Allah mengizinkan, semoga saya bisa mahir menajhit dan membuat baju sendiri. Lebih baik lagi, bisa punya clothing line dengan standar saya sendiri hihi
Aamiin Allahumma Aamiin

Septembeeeeer!!!

Take your decision

Posted by Unknown at 7:16 PM 0 comments

Pagi tadi setelah beberes rumah, seperti biasa, saya mengantar keponakan ke sekolah. Ada suatu hal yang biasa tapi saya rasa bisa diangkat menjadi sebuah pesan moral untuk saya sendiri dan mungkin bagi pembaca.
Kejadian itu bermula ketika saya sudah mengantar keponakan. Waktu masih menunjukkan pukul 07.00, jadi masih banyak bapak dan ibu yang mengantar anaknya ke sekolah dengan terburu buru karena takut terlambat. Motor hijau saya pun keluar gang dengan kecepatan normal, tidak kencang dan tidak lambat. Jalan pulang menuju rumah dari pertigaan itu, saya harus belok kanan. Hal itu menunjukkan saya harus berhenti sejenak dan mengambil waktu yang tepat karena dari kanan dan kiri jalan masih ramai orang-orang memburu waktu.
Di situ, ada seorang ibu baik hati yg menghentikan motornya sejenak. Tetapi di belakangnya ada seorang bapak yang tidak sabar untuk segera mengantar anaknya. Ia memaksa saya untuk segera mengambil belok kanan. Tapi saya masih diam. Beda sedetik, ia langsung menyalip sang ibu di depannya. Saat itu pula, sebuah mobil mengklakson keras motor bapak tersebut. Itulah alasan saya belum berbelok, di belakang sana ada mobil yang tengah melaju cepat.
Hampir saja motor bapak itu terhempas, padahal hanya perlu bersabar beberapa detik.
Yang dapat saya petik dari ceritadi atas adalah saya harus mengambil keputusan yang saya buat sendiri. Karena saya yang tahu dan harus mengambil semua konsekuensi itu.
Bapak itu juga mengambil keputusan, tapi ia tidak memikirkan apa yang akan terjadi selanjutnya.
Jika orang lain membuatkanmu keputusan, tombol play itu tetap ada di diri kita masing-masing.
Take your own decision!

Monday, November 24, 2014

Ya Saudariku, Cinta itu...

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Selamat Pagi, Saudari-saudariku sayang ...
Semoga kita selalu dalam keadaan sehat dan dilindungi Allah Subhanahu Wa Ta'ala..
Ini nih, ada video yang bagus, menarik, singkat, dan tanpa panjang lebar.
Mencoba untuk kembali mendekatkan kita pada Sang Khaliq.
Menjadi seorang muslimah yang dirindu surga.


Saudariku..
Wanita itu cantik, tanpa terkecuali.
Dan setan menjadikan kita indah ketika kita keluar dari rumah
Jaga dirimu dengan berhijab ya...
Cukup indahnya dirimu menjadi untuk suamimu nanti
Cantikmu tidak akan pudar, jika itu berasal dari hati
Karena tua adalah pilihan pasti
Ia akan datang suatu hari nanti

Saudariku....
Cinta adalah anugrah
Sesuatu yang harus dijaga
Bukan tergesa gesa
Atau mungkin ia adalah nafsu belaka

Saudariku.....
Cinta itu indah ketika ia berlabuh
Bukan pada waktu dan tempat yang salah
Karena tidak masalah,
Ketika raga tetap jauh

Ketika engkau mencinta,
Dunia tidak pernah cukup untuk bersama

Perpisahan tidak pernah terjadi di dunia
Perpisahan terjadi,
Ketika salah satu diantara kita tidak bertemu di Surga

Aku mencintaimu karena Allah,
Semoga Allah mengumpulkan kita semua di surgaNya, 
Aamiin



Sunday, November 9, 2014

Pengambilan Keputusan Dalam Kondisi Pasti

Pengambilan keputusan adalah sebuah proses menentukan sebuah pilihan dari berbagai alternatif pilihan yang tersedia. Seseorang terkadang dihadapkan pada suatu keadaan dimana ia harus menentukan pilihan (keputusan) dari berbagai alternatif yang ada. Pada umumnya, suatu keputusan dibuat dalam rangka untuk memecahkan permasalahan atau persoalan (problem solving). Dan setiap keputusan yang dibuat pasti ada tujuan yang hendak dicapai. Ada empat kategori dalam pengambilan keputusan, yaitu:

a. Pengambilan keputusan dalam kondisi pasti (certainty),

b. Pengambilan keputusan dalam kondisi resiko (risk),

c. Pengambilan keputusan dalam kondisi tidak pasti (uncertainty) dan

d. Pengambilan keputusan dalam kondisi konflik (conflict).

Namun dari keempat kategori pengambilan keputusan tersebut, kami hanya akan membahas tentang pengambilan keputusan  dalam kondisi pasti (certainty) sesuai dengan tugas presentasi yang diberikan oleh dosen mata kuliah teori pengambilan keputusan.

B.    Pengambilan Keputusan  dalam Kondisi Pasti (certainty)

Pasti artinya semua informasi yang diperlukan oleh pihak pengambil keputusan telah tersedia secara menyeluruh. Kepastian adalah kondisi tentang adanya informasi yang akurat, dapat diukur, dan dapat diandalkan tentang hasil dari berbagai alternatif yang sedang dipertimbangkan.

Pengambilan keputusan dalam kondisi pasti (certainty) yaitu pengambilan keputusan dimana berlangsung hal-hal :

1.       Alternatif yang dipilih hanya memiliki satu konsekuensi/jawaban/hasil. Ini berarti dari setiap alternatif tindakan tersebut dapat ditentukan dengan pasti.

2.       Keputusan yang diambil didukung oleh informasi/data yang lengkap sehingga dapat diramalkan secara akurat hasil dari setiap tindakan yang dilakukan.

3.       Dalam kondisi ini, pengambil keputusan secara pasti mengetahui apa yang akan terjadi dimasa yang akan datang.

4.       Biasanya selalu dihubungkan dengan keputusan yang menyangkut masalah rutin, karena kejadian tertentu dimasa yang akan datang dijamin terjadi.

5.       Pengambilan keputusan seperti ini dapat ditemui dalam kasus/model yang bersifat deterministik.

6.       Teknik penyelesaiannya/pemecahannya biasanya menggunakan antara lain, teknik pemrograman linear, analisis jaringan dan teori antrian.

Apabila semua informasi yang diperlukan untuk mengambil keputusan telah lengkap, maka keputusan dikatakan dalam keadaan yang pasti. Sehingga kita dapat meramalkan secara tepat hasil dari tindakan (action). Misalnya, dalam persoalan linear programming kita dapat mengetahui berapa jumlah keuntungan (profit) maksimum yang bisa diperoleh setelah kita mengetahui persediaan setiap jenis bahan dan kebutuhan input bagi masing-masing jenis produk.

Dalam kehidupan sehari-hari, banyak sekali pengambilan keputusan dalam kondisi pasti. Kita tahu dengan pasti arah untuk berangkat ke kampus, restoran favorit, atau obat yang mujarab. Hal-hal semacam itu sudah rutin kita laksanakan sehingga tidak perlu pemikiran yang mendalam.

C.    Teknik Penyelesaian Pengambilan Keputusan dalam Kondisi Pasti

Beberapa teknik penyelesaian pengambilan keputusan kondisi pastidiantaranya adalah Linear Programming, Analisis Jaringan dan Teori Antrian.

1.     Linear Programming atau Pemrograman Linier

Adalah metode matematik dalam mengalokasikan sumber daya yang terbatas untuk mencapai suatu tujuan seperti memaksimumkan keuntungan dan meminimumkan biaya. Linear programming banyak diterapkan dalam masalah ekonomi, industri, militer, sosial dan lain-lain. LP berkaitan dengan penjelasan suatu kasus dalam dunia nyata sebagai suatu model matematik yang terdiri dari sebuah fungsi tujuan linier dengan beberapa kendala linier (Siringoringo, 2005).

Dalam model LP dikenal dua macam fungsi, yaitu fungsi tujuan (objective function) dan fungsi-fungsi batasan (constraint function). Fungsi tujuan adalah fungsi yang menggambarkan tujuan atau sasaran di dalam permasalahan LP yang berkaitan dengan pengaturan secara optimal sumber daya-sumber daya, untuk memperoleh keuntungan maksimal dan memperoleh biaya minimal. Sedang fungsi batasan merupakan bentuk penyajian secara matematis batasn-batasan kapasitas yang tersedia yang akan dialokasikan secara optimal ke berbagai kegiatan.

Asumsi dasar dalam linear programing yaitu :

1.     Proportionality, dimana naik turunnya nilai Z (tujuan) dan penggunaan sumber daya akan berubah secara sebanding dengan perubahan tingkat kegiatannya.

Contoh : Z = C1X1 + X2C2 + ...........+ CnXn

 Penambahan 1 unit X1 akan menaikkan nilai Z sebesar C1, dan seterusnya

2.     Additivity, dimana nilai tujuan tiap kegiatan tidak saling mempengaruhi atau kenaikan dari nilai Z yang diakibatkan oleh  kenaikan suatu kegiatan dapat ditambahkan tanpa mempengaruhi bagian nilai Z yang diperoleh dari kegiatan lainnya.

3.     Divisibility, dimana output yang dihasilkan oleh setiap kegiatan dapat berupa bilangan pecahan.

4.     Deterministic, dimana semua parameter yang terdapat dalam linier programing dapat diperkirakan dengan pasti, meskipun jarang tepat.

Contoh Kasus

Perusahaan sepatu IDEAL berencana memproduksi 2 macam sepatu, yakni sepatu merek NIKE dengan sol terbuat dari karet, serta sepatu merek ADIDAS dengan sol terbuat dari kulit. Untuk membuat sepatu-sepatu tersebut perusahaan dihadapkan dengan berbagai kendala/batasan, yang salah satunya adalah : perusahaan hanya dapat menggunakan 3 macam mesin yang hanya berjumlah 1 buah untuk setiap jenisnya. Mesin A khusus membuat sol dari karet, mesin B khusus membuat sol dari kulit, sedangkan mesin C membuat dan melakukan assembling bagian atas dengan sol. Jam kerja maksimum dari ketiga mesin tersebut berturut-turut adalah Mesin A = 8 jam, mesin B = 15 jam, dan mesin C = 30 jam.

Setiap lusin sepatu NIKE mula-mula dikerjakan oleh mesin A selama 2 jam, kemudian tanpa melalui mesin B terus dikerjakan di mesin C selama 6 jam. Sedangkan untuk sepatu dengan merk ADIDAS, tidak diproses oleh mesin A, tetapi pertama kali dikerjakan di mesin B selama 3 jam dan kemudian langsung di mesin C selama 5 jam.

Pihak perusahaan mengharapkan bahwa setiap lusin sepatu NIKE dapat memberikan kontribusi keuntungan sebesar Rp 300.000,- dan Rp 500.000,- untuk setiap lusin sepatu merk ADIDAS.

Permasalahan : Berapa lusinkah sepatu merk NIKE dan ADIDAS harus diproduksi oleh perusahaan IDEAL, agar dapat diperoleh hasil yang optimal (keuntungan yang maksimal)?

Jawab : Untuk menyelesaikan kasus di atas dengan menggunakan metode grafik, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

Pada prinsipnya setiap titik dalam daerah feasible akan memberikan keuntungan bagi perusahaan ( kecuali satu tutik, yakni titik 0 ). Namun demikian dari semua titik tersebut, nilai Z akan semakin tinggi apabila makin jauh dari titik origin ( 0 ). Oleh karena itu sebaiknya hanya membandingkan titik-titik yang ada di sudut-sudut daerah feasible tersebut.

Pada titik O ( 0,0 ) Nilai Z = 3 ( 0 ) + 5 ( 0 ) = 0

Pada titik A ( 4, 0 )  atau X1 = 4 dan X2 = 0 Nilai Z = 3 ( 4 ) + 5 ( 0 ) = 12

Pada titik B ( 4, …..) atau X1 = 4 dan X2 belum diketahui …

Karena titik B merupakan perpotongan antara fungsi batasan 1 dan batasan 3, maka untuk mendapatkan nilai X2, nilai X1 = 4 tersebut dapat dimasukkan ke fungsi batasan 3, yakni :

6 ( 4 ) + 5X2 = 30

           5  X2 = 30 – 24

              X 2 = 6/5, sehingga koordinat titik B adalah ( 4, 6/5 )

Nilai Z = 3 ( 4 ) + 5 ( 6/5 ) = 18

Pada titik C ( ……, 5 ) atau X1 = belum diketahui dan X2 = 5

Karena titik B merupakan perpotongan antara fungsi batasan 2 dan batasan 3, maka untuk mendapatkan nilai X1, nilai X2 = 5 tersebut dapat dimasukkan ke fungsi batasan 3, yakni

6X1 + 5 ( 5 ) = 30

         6 X 1 = 30 – 25

           X  1 = 5/6, sehingga koordinat titik C adalah ( 5/6, 5 )

Nilai Z = 3 ( 5/6 ) + 5 ( 5 ) = 27, 5

Pada titik D ( 0, 5 ) atau X1 = 0 dan X2 = 5 Nilai Z = 3 ( 0 ) + 5 ( 5 ) = 25

Kesimpulan : Dari kelima titik 9 A, B, C, D, dan O ) yang dibandingkan ternya titik C-lah yang memberikan hasil paling besar yakni 27,5. Oleh karena itu perusahaan akan mendapatkan keuntungan yang maksimal sebesar Rp 2.750.000,- apabila mampu memproduksi sepatu dengan sol karet ( X1 ) sebanyak 5/6 lusin dan sepatu dengan sol kulit sebanyak 5 lusin.

2  2.     Analisis Jaringan

Secara umum dapat dikatakan bahwa analisis jaringan digunakan untuk membantu menyelesaikan masalah-masalah yang muncul dari serangkaian pekerjaan. Masalah- masalah yang dimaksud antara lain adalah :

a. Waktu penyelesaian dari serangkaian pekerjaan tersebut.

b. Biaya yang harus dikeluarkan untuk melaksanakan serangkaian pekerjaan tersebut.

c. Waktu menganggur yang terjadi di setiap pekerjaan.

Analisis jaringan ini pertama kali dikembangkan oleh perusahaan jasa konsultan manajemen Boaz, Allen dan Hamilton yang dibuat untuk keperluan perusahaan pesawat terbang Lockhead. Metode yang biasanya digunakan sering disebut dengan PERT yang merupakan singkatan dari Program Evaluation and Review Technique.

Beberapa contoh serangkaian pekerjaan yang dapat diselesaikan dengan analisis jaringan antara lain adalah serangkaian pekerjaan produksi, serangkaian pekerjaan membangun gedung, serangkaian pekerjaan mengganti mesin yang rusak dll.

Istilah – istilah dalam analisis jaringan antara lain adalah :

·       Aktivitas, adalah suatu pekerjaan yang membutuhkan pengorbanan sumberdaya (waktu, tenaga, biaya). Aktivitas ini biasanya disimbolkan dengan anak panah.

·       Kejadian, adalah permulaan atau akhir dari sebuah aktivitas, dan disimbolkan dengan sebuah lingkaran.

·       Jalur kritis adalah sebuah jalur yang waktu penyelesaian serangkaian pekerjaannya paling besar/panjang.

Beberapa hal yang penting dalam analisis jaringan adalah :

1.     Sebelum suatu aktivitas dimulai, semua aktivitas yang mendahuluinya (yang menjadi syarat) harus sudah selesai dikerjakan terlebih dahulu.

2.     Anak panah yang menjadi simbol sebuah aktivitas hanya menunjukkan arah dan urutan kejadian, jadi panjang pendek dan bentuknya tidak akan memberi pengaruh apapun.

3.     Lingkaran, yang merupakan simbol dari kejadian, diberi nomor sedemikian rupa sehingga tidak memiliki nomor yang sama dan sebaiknya berurutan, sehingga dapat menggambarkan urutan kejadian. Biasanya nomor yang lebih kecil diletakkan di kejadian awal (permulaan anak panah).

4.     Dua buah kejadian (lingkaran) hanya dapat dihubungkan dengan satu anak panah.

5.     Sebuah rangkaian pekerjaan hanya dapat dimulai dan diakhiri dengan sebuah kejadian (lingkaran).

Contoh Kasus

Sebuah perusahaan MAJU TERUS sedang menghadapi masalah dengan kerusakan mesin produksinya berencana mengganti mesin yang rusak tersebut. Setelah dialakukan identifikasi, serangkaian kegiatan yang diperlukan dalam rangka penggantian mesin yang rusak  tersebut adalah seperti terlihat pada tabel berikut ini.

Kegiatan

Keterangan

Kegiatan yang Mendahului

Waktu yang Dibutuhkan

A

Merencanakan

-

10 hari

B

Memesan mesin baru

A

2 hari

C

Menyiapkan mesin

B

8 hari

D

Pesan material rangka mesin

A

4 hari

E

Membuat rangka

D

3 hari

F

Finishing rangka

E

1 hari

G

Memasang mesin pada rangka

C, F

5 hari

Dari masalah perusahaan di atas, berapakah waktu optimal yang diperlukan untuk menyelesaikan serangkaian pekerjaan penggantian mesin tersebut?

Jawab :

Langkah pertama adalah menggambarkan serangkaian pekerjaan tersebut sesuai dengan urutan waktu pekerjaan yang ada dalam tabel.

 

                        B2                                 C8                                     G5

                    A 10            

                                    D4                                         F1     

                                                                E3        

Langkah kedua adalah mencari nilai Earliest Finish Time (EF)      dari depan ke belakang, dan nilai Latest Finish Time (LF)      dari belakang ke depan dari setiap kejadian (lingkaran), dengan hasil seperti gambar berikut :               

           

                        B2                             C8                                      G5

                    A 10              

                   D4                                             F1     

                                                                 E3        

Dari gambar di atas dapat disimpulkan bahwa :

a.      Jalur kritis dari rangkaian kegiatan di atas adalah jalur 1, 2, 3, 6, dan 7, atau jalur yang memiliki nilai EF dan LF yang sama.

b.     Dengan jalur kritis tersebut, paling cepat, rangkaian pekerjaan penggantian mesin tersebut baru akan selesai pada hari ke-25.

c.      Untuk kejadian 6, meskipun jalur bawah (1, 2, 4, 5, dan 6) sudah selesai pada hari ke 18, namun pekerjaan g tidak dapat dilakukan karena untuk melakukannya menunggu pekerjaan c selesai lebih dahulu, dan pekerjaan c baru akan selesai pada hari    ke-20. Karena itu pekerjaan g baru dapat dimulai setelah hari ke-20.

3.     Teori Antrian

Teori antrian diciptakan oleh A.K. Erlang pada tahun 1909 yang pada saat itu mempelajari fluktuasi permintaan fasilitas telepon dan keterlambatan pelayanannya. Teori antrian dirancang untuk memperkirakan berapa banyak langganan menunggu dalam suatu garis antrian, kepanjangan garis tunggu, seberapa sibuk fasilitas pelayanan dan apa yang terjadi bila waktu pelayanan atau pola kedatangan berubah.

Biasanya antrian terlihat setiap harinya pada :

·       Deretan mobil yang mengantri untuk mengambil tiket atau membayar jalan tol

·       Antrian pengambilan DNU dan DNS mahasiswa gunadarma di loket BAAK

·       Antian penonton yang ingin membeli karcis bioskop

·       Menunggu pesanan pada suatu restoran

·       Kedatangan kapal di suatu pelabuhan

Sistem antrian terdiri dari sistem pelayanan komersil, sistem pelayanan bisnis industri, sistem pelayanan transportasi dan sistem pelayanan sosial.

Contoh Kasus

Tingkat kedatangan pelanggan “Michael Studio” adalah 66 orang per jam mengikuti distribusi poisson dengan tingkat pelayanan sebesar 88 orang per jam. Maka tentukanlah :

a)     Tingkat kegunaan.

b)     Jumlah pelanggan rata-rata dalam sistem.

c)     Jumlah pelanggan rata-rata dalam antrian.

d)     Waktu rata – rata dalam sistem.

e)     Waktu rata – rata dalam antrian.

f)      Probabilitas adanya pelanggan ke-4 dalam sistem.

g)     Probabilitas adanya 7pelanggan dalam sistem.

h)     Buatlah analisisnya.

Jawab :

Diketahui : λ = 66 orang/jam

      µ = 88 orang/jam

a)     Tingkat kegunaan (U) =   λ     =  66  = 0,75  “efektif”

µ         88

Bahwa pegawai “Michael Studio” akan sibuk melayani pelanggan selama 75% dari waktunya,sedangkan 25% (1-p) menganggur.

b)     Jumlah pelanggan rata-rata dalam sistem

  

Angka 3 menunjukkan bahwa pegawai dapat mengharapkan 3 pelanggan yang berada dalam sistem.

c)     Jumlah pelanggan rata – rata dalam antrian

Jadi, pelanggan yang menunggu untuk dilayani dalam antrian sebanyak 2 pelanggan.

d)     Waktu rata – rata dalam sistem

Jadi, waktu rata – rata pelanggan menunggu dalam sistem selama 2,7 menit.

e)     Waktu rata – rata dalam antrian

Jadi, waktu rata – rata pelanggan menunggu dalam antrian selama 2,04 menit.

f)      Probabilitas adanya pelanggan ke 4 dalam sistem

Jadi, probabilitas adanya pelanggan ke 4 dalam sistem adalah 0,079.

g)     Probabilitas adanya 7 pelanggan dalam sistem

Jadi, probabilitas adanya 7 pelanggan sistem adalah 0,89889.

# Sumber :

http://nrisdiani.blogspot.com/2012/03/14teknik-pengambilan-keputusan.html

http://annisadwinuri.blogspot.com/2013/05/pengambilan-keputusan-dalam-org

Buku Riset Operasional karangan Drs. Pangesty Subagyo, MBA, dkk.

rogayah.staff.gunadarma.ac.id/.../pengambilan+keputusan+dalam+kondi...

Sunday, October 19, 2014

Hanya Tinggal Berusaha

Allah menciptakan semua makhluknya sama.
Lemah tak berdaya pada awalnya.
Tidak ada yg lebih hebat dan lebih kuat.

Semua orang pasti pernah melalui titik nol.
Titik jenuh. Atau kembali pada titik nol.
Namun, selalu ada grafik yang meningkat atau menurun di kuadran negatif jika sudah di titik nol.

Setiap orang, pasti pernah merasakan menjadi sebuah roda
Begitu ringan ketika di atas
Atau begitu berat ketika merasakan beban tumpuan

Jelas, setiap orang pernah merasakan kebahagiaan
Dan katanya penderitaan
Namun, tidak tepat rasanya jika posisi tidak menyenangkan menyenangkan itu disebut penderitaan
Hiperbola

Dari posisi itu, kekuatan demi kekuatan tercipta
Kemampuan demi kemampuan terasah
Saya rasa Allah tahu betul kemampuan hambaNya
Tidak pernah tergencat terlalu keras
Atau terlalu lembek

Cuma satu, berusaha
Allah tahu betul menempatkan kemudahan setelah kesulitan
Allah tahu betul menempatkan jawaban setelah pertanyaan
Allah tahu betul menempatkan khalifahnya di muka bumi

Seperti yang dikatakan oleh malaikat,
Mengapa Allah menempatkan orang orang yg suka berbuat kerusakan di muka bumi ini sebagai khalifah?
Allah yang Maha Menciptakan, hanya Ia yang tahu betul apa maksud di balik semua ini

Begitu pula semua posisi tidak menyenangkan
Posisi tidak mengenakan
Posisi yang tidak berpihakmu
Posisi yang belum kau dapatkan jawabannya

Saya yakin, Allah punya maksud dari semua ini
Hanya tinggal berusaha, berusaha, berusaha
Allah punya kemudahan, jawaban, dan pelajaran
Untuk Kami para khalifah di bumi
Aamiin.

Semangat Dey!!!

Thursday, October 16, 2014

Allah. Engkau Maha Mengetahui

Allah. Engkau Maha Mengetahui...

Apa apa yang ada di dalam hati ini..
Tidak terucap, tapi tersirat.
Begitu besar hingga tak memiliki limit
Merajut mimpi menjadi impian

Tak akan lagi kukatakan
Kusebutkan
Pada lisan yg bisa berucap
Tanpa janji yang hanya dapat Engkau takdirkan

Biarlah, rencana ini hanya milik kita
Milik Aku dan Engkau, ya Allah ..
Biarlah pembicaraan rahasia itu
Tak lagi disadap siapapun

Aku pun hanya bisa berusaha ..
Mendekat padaMu.
Hingga rencana kita itu bisa diwujudkan
Aku terlalu dan sangat percaya padaMu..

Hanya engkau,
Tempat rencana dan impianku berlabuh.
Hanya Engkau yg mengetahui apa yg ada dalam hati ini.

Berhijab itu WAJIB lho

Saya hanyalah seorang manusia biasa, seorang wanita yang sayaaaaaaang sekali dengan saudari sesama muslim apalagi yang belum berhijab. Rasanya miris, sakit, gelisah, campur aduk rasanya.

Sebagian besar saudari sesama muslim kita belum berhijab karena beberapa alasan. Alasannya pun bukan karena faktor ketidakmampuan dalam membeli hijab yg harganya justru ndak semahal anggaran pulsa sebulan mereka. Sangat disayangkan, saudariku....
Ada pula yang beralasan karena faktor tidak tahu, dan sekarang engkau sudah tau bahwa berhijab itu WAJIB. Maka, jika sudah tahu, kamu sudah bertanggungjawab atas dosa jika kamu masih lalai.

Saudariku, WAJIBnya berhijab disini bukan fatwa pribadi ataupun pendapat sementara, ini adalah hukum yang sudah Allah tetapkan. Salah satunya dalam surah Al Ahzab ayat 59.

Allah Ta’ala berfirman,‏
“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Allah memiliki banyak sekali tujuan dan manfaat berhijab bagi wanita. Tidak mungkin, Allah menyuruh sesuatu yg sifatnya wajib dan semuanya tanpa alasan. Saya percaya betul, apa apa yg Allah tetapkan memiliki manfaat utk kita di dunia ini.
Allah yang Maha Menciptakan pasti sudah mengetahui betul seluk beluk dan kodrat kita sebagai wanita, semua hal tentang wanita tertulis lengkap manfaat dan bahayanya bila kita tidak menjadi wanita yang sesungguhnya.

Wanita sesungguhnya?
Maksudnya adalah wanita yg tuntunan hidupnya mengikuti apa yang diperintahkan Allah dan Rasulullah. Al qur'an, hadist, dan pendapat ulama serta kondisi lingkungan sosial yang mendukung kita utk berhijab di zaman ini justru harusnya membuat kita semakin bersemangat menjemput hidayah. Karena hidayah itu dijemput, bukan ditunggu saja.
Jemputlah dengan cara yang baik.. ikutilah apa yang diwajibkan, dilarang, dan dianjurkan.

Tunggu apa lagi?
Mau cari alasan apalagi utk belum berhijab? Tunggu hatinya siap. Darimana hati siap jika keinginan berhijab saja tidak ditunaikan?
Hati menjadi siap ketika kita berusaha menyiapkan hati untuk memulai berhijab.
Kadang, saya suka sedih ketika saudara semuslim bilang belum berhijab karena alasannya mencari esensinya bukan mau ikut ikutan.
Nah, kan hukumnya wajib, kenapa harus cari esensi lagi,  kan esensinya ya wajib dikenakan. Sami'na wa ato'na. Kami dengar dan kami taat.
Gak usah nanya kenapa kenapa?
Kalau masih gak percaya, coba cari banyak kasus perkosaan, pelecehan banyak terjadi pada korban yg berhijab atau tidak?
Jangan sampai, berhijab gak mau, kasus dimana mana, UU aborsi dilegalkan, lalu bertanya bagaimana islam menyikapi ini?

Harusnya berhijab dulu, jaga diri, kalau aturannya sudah diikuti baru tanya dan rasakan  nikmatnya dijaga sama Allah Subhanahu Wa Ta'ala :)
.... Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al Ahzab : 59)

Saudariku, hijab tidak akan pernah menutupi kecantikanmu. Engkau akan tetap cantik sampai kapanpun, dan hijabmu justru menambah kecantikanmu, tidak hanya di sisi manusia. Berhijablah karena Allah, Ukhti..

Uhibbukum Fillah wa Lillah :)

@darinhijab

Sunday, August 31, 2014

One hour in dream

Ketika adzan subuh berkumandang, mata saya mengerjap beberapa kali. Rasa kantuk masih menghampiri setelah saya tertidur 1 jam sebelumnya. Namun, saya bersegera bangun. Dengan perasaan sedih dan sambil menangis, saya mencuci muka dan mengambil wudhu.
Saya rasa, saya homesick. Saya tidak begitu ingat mimpi yang mendatangi di waktu saya terlelap. Tapi yang saya ingat, saya merindukan mama. Dan saya begitu merindukannya, wajahnya, bicaranya, bahkan omelannya. Saya rindu ayah dan adik-adik saya. Saya rindu berkumpul kembali.
1 jam di waktu terlelap sepertinya menguras air mata saya. Saya masih menangis dan rasanya masih tertinggal hingga sekarang. I miss you, Mom.

Thursday, August 28, 2014

Thanks

Thanks... Thanks.. Thanks..

Yang tau tanpa harus diceritakan
Yang mengerti tanpa harus diminta
Yang persis seperti cermin
Yang paham tidak menyakiti hati
But i know, nobody's perfect.
Begitu pula saya...
Saya tidak akan menuntut kesempurnaan. Karena saya pun tidak sempurna.
Saya hanya bisa melakukan yang terbaik...
Berusaha sebaik mungkin untuk rasa terimakasih ini...
Allah..
Maybe it is always meant for do?
Wallahu'alam...
I'll give my best to Allah..
And may Allah create a perfect story line.

Titip salam

Ketika tulisan ini terbit, kereta Progo, ekonomi AC baru saja meninggalkan stasiun Cirebon. Hari ini, perjalanan ala backpacker ke Jogjakarta dimulai.
Kalau boleh cerita sedikit nih, harapannya mau sekali naik gunung. Beberapa teman sudah mengajak naik gunung dari gunung gede, papandayan hingga cikuray. Tapi apa daya, anak gadis yang belum diijinkan dibawa jauh oleh orang lain *cie* akhirnya hanya bisa jalan jalan atas nama keluarga atau kampus. Ahahaha
Terakhir kali perjalanan jauh saya waktu mengikuti temu ilmiah nasional di Malang. Itupun penuh dengan pertumpahan darah hahahaha engga ding, maksudnya butuh perdebatan panjang dan alot seperti debat calon presiden kemarin. Ah jangan bahas presiden dulu kayanya. Saya masih mau refreshing. hehehe
Ada rasa ingin sekali naik gunung lagi atau sekedar tracking, menyapa hutan belantara dari dekat atau menatap awan dari dekat. Memang yang belum kesampean sih melihat gerombolan awan yang saling berkejaran di bawah kaki. Waaaah.. Belum pernah lihat lautan awan dari atas puncak gunung :(
Hari ini pun, kakak saya di SEF sedang menuju Mahameru dan lagi lagi, saya hanya bisa titip salam pada awan. Mungkin suatu saat, saya bisa menyapa mereka langsung, sedekat yang saya bisa. :-)

Ja mata ne, sora!

Tuesday, August 26, 2014

Menanti September Datang

Beberapa hari lagi, september datang. Saya sangat menantikan september datang!!! Yeeay..
September nanti, di awal bulan, saya akan sidang Penulisan Ilmiah. Doakan yaa... Selain itu, saya juga bersemangat sekali dengan hobi lama yang akan bersemi kembali, menjahit!!! Yeay!
Saya suka sekali menjahit. Tapi keterampilan saya baru sekedar menjahit dengan tangan atau manual. Bulan september nanti, saya akan mulai belajar menjahit dengan mesin. Pengajarnya yaitu mamanya teman saya, Elisa.
Pertemuan saya dengan Elisa membuahkan pemikiran untuk membuat sebuah workshop atau pelatihan (doakan bisa dibuat untuk umum ya.. Aamiin), mama elisa yang notabene penjahit ini ingin anaknya juga belajar menjahit. Tapi elisa belum bersemangat karena belum punya teman yang suka menjahit. Akhirnya, Allah mempertemukan kami. Alhamdulillah :)
Kami bersemangat untuk memulai ini!
InsyaAllah. Jika Allah mengizinkan, semoga saya bisa mahir menajhit dan membuat baju sendiri. Lebih baik lagi, bisa punya clothing line dengan standar saya sendiri hihi
Aamiin Allahumma Aamiin

Septembeeeeer!!!

Take your decision

Pagi tadi setelah beberes rumah, seperti biasa, saya mengantar keponakan ke sekolah. Ada suatu hal yang biasa tapi saya rasa bisa diangkat menjadi sebuah pesan moral untuk saya sendiri dan mungkin bagi pembaca.
Kejadian itu bermula ketika saya sudah mengantar keponakan. Waktu masih menunjukkan pukul 07.00, jadi masih banyak bapak dan ibu yang mengantar anaknya ke sekolah dengan terburu buru karena takut terlambat. Motor hijau saya pun keluar gang dengan kecepatan normal, tidak kencang dan tidak lambat. Jalan pulang menuju rumah dari pertigaan itu, saya harus belok kanan. Hal itu menunjukkan saya harus berhenti sejenak dan mengambil waktu yang tepat karena dari kanan dan kiri jalan masih ramai orang-orang memburu waktu.
Di situ, ada seorang ibu baik hati yg menghentikan motornya sejenak. Tetapi di belakangnya ada seorang bapak yang tidak sabar untuk segera mengantar anaknya. Ia memaksa saya untuk segera mengambil belok kanan. Tapi saya masih diam. Beda sedetik, ia langsung menyalip sang ibu di depannya. Saat itu pula, sebuah mobil mengklakson keras motor bapak tersebut. Itulah alasan saya belum berbelok, di belakang sana ada mobil yang tengah melaju cepat.
Hampir saja motor bapak itu terhempas, padahal hanya perlu bersabar beberapa detik.
Yang dapat saya petik dari ceritadi atas adalah saya harus mengambil keputusan yang saya buat sendiri. Karena saya yang tahu dan harus mengambil semua konsekuensi itu.
Bapak itu juga mengambil keputusan, tapi ia tidak memikirkan apa yang akan terjadi selanjutnya.
Jika orang lain membuatkanmu keputusan, tombol play itu tetap ada di diri kita masing-masing.
Take your own decision!

 

DreamCatcher Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez